Wednesday, 18 September 2019

Berita

Berita Utama

BP3TKI Denpasar Launching Media Informasi PMI Berbasis Banjar di Bali

-

00.05 31 May 2019 944

Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan BNP2TKI, Servulus Bobo Riti, dalam Launching Media Informasi PMI berbasis banjar di Bali.

Denpasar, BNP2TKI (31/5/2019)__Dalam rangka mendekatkan akses informasi ketenagakerjaan kepada masyarakat, khususnya Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI), Kepala BP3TKI Denpasar, Soleh Hidayat membuat inovasi dengan menyiapkan banjar (dusun) sebagai Media Informasi Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia di Bali, Banjar Kajanan di Desa Madenan, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng.

Tempat tersebut dipilih sebagai lokasi pertama media informasi berbasis banjar di Provinsi Bali dan telah diresmikan peluncurannya oleh Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Servulus Bobo Riti, pada Selasa (28/05/2019).

Acara peresmian ini dihadiri oleh Kadisnaker Kabupaten Buleleng yang diwakili oleh Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Camat Tejakula yang diwakili oleh Kasi Ketentraman dan Ketertiban, Kepala Desa Madenan, Kepala Banjar Kajanan, serta tokoh masyarakat dari 5 (lima) banjar di Desa Madenan.

“Kabupaten Buleleng masih menjadi kantong PMI terbesar di Provinsi Bali. Setelah berdiskusi dengan Kepala Disnaker Kabupaten Buleleng, diperoleh pemetaan angka permasalahan PMI yang paling tinggi berasal dari Desa Madenan. Kepala Desa Madenan sendiri merekomendasikan Banjar Kajanan sebagai lokus utama penyebarluasan informasi terkait PMI,” ujar Kepala BP3TKI Denpasar, Soleh Hidayat, dalam sambutannya.

Disnaker Kabupaten Buleleng dan Desa Madenan menyambut baik diresmikannya Banjar Kajanan sebagai Media Informasi Penempatan dan Pelindungan PMI pertama di Provinsi Bali. Selama ini letak geografis Desa Madenan yang jauh dari pusat kota Buleleng diakui cukup menyulitkan pemerintah daerah untuk melakukan sosialisasi ketenagakerjaan di wilayah tersebut. Kehadiran media informasi di banjar ini diharapkan dapat memasyarakatkan kebijakan-kebijakan pemerintah dalam bidang ketenagakerjaan luar negeri secara lebih intensif dan berkesinambungan.

Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan Penempatan BNP2TKI, Servulus Bobo Riti menyatakan, dalam Undang-undang Nomor 18 Tahun 2017 telah disebutkan dengan jelas peran pemerintah desa dalam Pelindungan PMI. Kesadaran perangkat desa dan masyarakatnya sendiri terhadap prosedur penempatan yang legal akan sangat membantu terwujudnya migrasi yang aman.

Seusai Dirsoskel BNP2TKI menyerahkan Buku Panduan Sosialisasi secara simbolis kepada Kepala Banjar Kajanan, acara dilanjutkan dengan kegiatan Sosialisasi Penempatan dan Perlindungan PMI.

Kabidnaker Kabupaten Buleleng, I Nyoman Susila, menyampaikan  materi terkait kondisi sosial demografis Buleleng beserta kebijakan pemerintah daerah dalam hal ketenagakerjaan.

Sementara, Servulus Bobo Riti menyampaikan pasal-pasal dalam kebijakan pemerintah yang perlu menjadi perhatian calon PMI. Kegiatan  sosialisasi ditutup dengan pemaparan Kepala BP3TKI Denpasar tentang prosedur penempatan yang prosedural.*(BP3TKI Denpasar/MH)