Monday, 24 February 2020

Berita

Berita Utama

BP3TKI Tanjungpinang memfasilitasi pemulangan PMI Dewi Patimah Asal Cianjur Jawa Barat

-

00.12 12 December 2019 294

-

Tanjungpinang, BNP2TKI (12/12) — Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga  Kerja Indonesia (BP3TKI) Tanjungpinang , melalui Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga kerja Indonesia (P4TKI) Batam berhasil memfasilitasi pemulangan satu orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) Sakit yang bernama Dewi Patimah yang diserahterimakan kepada petugas Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Rabu pagi (11/12/2019). 

BP3TKI Tanjungpinang menerima laporan dari BP3TKI Bandung, yang menerima pengaduan oleh anak kandung Dewi Patimah yang berada di Cianjur, Jawa Barat. Dari informasi yang didapatkan bahwa Dewi, saat itu tengah mendapatkan perawatan intensif di sebuah Rumah Sakit swasta di Kota Batam.

Menindaklanjuti laporan, BP3TKI Tanjungpinang segera mengirim tim perlindungan P4TKI Batam untuk melakukan penelusuran. Dari penelusuran petugas, diketahui bahwa Dewi dirawat di RS Budi Kemulyaan setelah beberapa hari sebelumnya dibawa oleh pihak hotel tempatnya menginap, dikarenakan ia mengalami sakit yang cukup serius. Setelah mendapat perawatan, kemudian dari pihak medis ditehui bahwa Dewi mengidap meningitis TB.

Setelah informasi yang didapat sudah cukup jelas, informasi kembali diteruskan kepada BP3TKI Bandung yang kemudian mengabari pihak keluarga. Selang satu hari, adik kandung Dewi bernama Eyi Sumiati pun datang ke Batam dan mendampingi kakaknya selama perawatan di Rumah Sakit. Selama perawatan, tim perlindungan P4TKI Batam senantiasa melakukan pengecekan kondisi PMI secara berkala, dan selalu berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit untuk mendapatkan update penatalaksanaan perawatan terhadap Dewi.

Akhirnya setelah perawatan yang diberikan selama kurang lebih dua pekan, kondisi Dewi Patimah semakin stabil dan membaik, hingga dokter berkenan memberikan izin untuk dipulangkan ke daerah asal, guna mendapatkan perawatan lanjutan di daerah asal. Pemulangan PMI sendiri dilaksanakan melalui transportasi laut menggunakan Kapal Pelni  KM. Kelud, Rute Batam-Tanjung Priok pada hari Senin (9/12/2019) pukul 23.00 WIB. Dalam pemulangan, selain didampingi oleh keluarga, juga turut mendampingi satu orang petugas P4TKI Batam.

PMI Tiba di Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta pada hari Rabu (11/12) pukul 09.30 pagi, dan disambut oleh petugas Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat yang sebelumnya telah berkoordinasi dengan BP3TKI Bandung dan BP3TKI Tanjungpinang. Usai diserahterimakan, PMI langsung dibawa oleh Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat menuju Cianjur menggunakan Ambulans untuk mendapatkan perawatan lanjutan atas penyakit yang dideritanya.

Kepala BP3TKI Tanjungpinang, Mangiring Sinaga, mengapresiasi kesigapan jajarannya, khususnya tim perlindungan P4TKI Batam yang berhasil melaksanakan proses penanganan PMI Sakit Dewi Fatimah dengan baik, mulai dari perawatan di Rumah Sakit hingga diserahterimakan kepada Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat.

Mangiring mengungkapkan proses penanganan PMI Sakit, khususnya yang membutuhkan penanganan khusus seperti Dewi Patimah, tidak pernah semudah yang dibayangkan. Ia mengakui pihaknya harus banyak melakukan koordinasi dengan berbagai pihak atau stakehoolders, agar semua proses penanganan PMI bisa berjalan dengan lancar. Oleh sebab itu ia merasa bangga apabila jajarannya mampu melaksanakan tugas yang terbilang cukup sulit dan merepotkan tersebut dengan sebaik-baiknya, seperti yang telah diperlihatkan oleh tim P4TKI Batam.

Lebih jauh lagi, ia berharap pelaksanaan tugas secara baik dan profesional tersebut agar bisa ditiru oleh seluruh jajarannya, tidak terkecuali pada seksi perlindungan semata, yang bertujuan agar pelayanan terhadap PMI atau masyarakat dapat berlangsung dengan lebih baik dan terarah. Menutup keterangannya, Sinaga tak lupa memberikan apresiasi kepada seluruh instansi terkait yang telah membantu dalam proses pemulangan PMI Dewi, mulai dari Rumah Sakit Budi Kemulyaan, Kantor Kesehatan Pelabuhan Pelabuhan Batu Ampar serta pihak Pelni yang telah membantu memfasilitasi transportasi PMI ke Jakarta.*** (Humas/BP3TKI Tanjungpinang/Irf)