Monday, 22 July 2019

Berita

Berita Utama

BP3TKI Tanjungpinang Terima Kunjungan Koordinasi Kepala Basarnas Tanjungpinang

-

00.05 14 May 2019 381

Sesi foto bersama Kepala BP3TKI Tanjungpinang dan Kepala Basarnas Tanjungpinang dan beberapa staf BP3TKI Tanjungpinang, Jumat (10/5/2019) lalu.

Tanjungpinang, BNP2TKI, Selasa (14/5/2019)____Musibah tenggelamnya kapal pancung yang mengangkut PMI nonprosedural di wilayah perairan Batam yang lalu, melibatkan salah satu instansi penting dalam penanganan proses pencarian dan pertolongan terhadap korban, yakni Basarnas (Badan SAR Nasional) atau yang saat ini sesuai Perpres Nomor 83 Tahun 2016 bernama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNPP). Kehadiran Basarnas dalam penanganan proses pencarian dan pertolongan korban kapal tenggelam yang lalu dinilai sangat vital, sebab Basarnas ditunjang dengan keahlian dan kemampuan yang baik dalam proses pencarian korban, serta didukung oleh kapal yang memiliki peralatan yang lengkap.

Dikarenakan kondisi Kepulauan Riau yang merupakan jalur entry dan exit point bagi PMI, yang membuat tingginya potensi kejadian serupa yakni tenggelamnya kapal pengangkut PMI, maka Kepala Basarnas Tanjungpinang, Mu’min Maulana, melakukan kunjungan koordinasi ke BP3TKI Tajungpinang, Jumat (10/5) lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Basarnas disambut langsung oleh Kepala BP3TKI Tanjungpinang, Mangiring Hasoloan Sinaga.  Pertemuan yang berlangsung di ruang kepala BP3TKI Tajungpinang tersebut, merupakan koordinasi kali pertama bagi kedua instansi selama ini. Pada pertemuan tersebut, Mu’min mencoba menggali informasi yang lebih dalam mengenai kronologi dan data identitas korban kapal tenggelam. Menurut Mu’min hal tersebut berguna bagi jajarannya dalam mencari sisa tiga orang korban yang hingga saat ini masih belum ditemukan.

Senada dengan Mu’min, Sinaga merespon positif koordinasi yang berlangsung antara kedua belah pihak. Menanggapi pertanyaan Mu’min, Sinaga menyampaikan semua informasi yang dimilikinya yang dapat bermanfaat bagi Basarnas dalam melakukan pencarian yang lebih lanjut.

Pertemuan yang berlangsung lebih kurang satu jam tersebut, menghasilkan kesimpulan bahwa kedua pihak sepakat untuk lebih meningkatkan kerjasama dalam penanganan PMI, khususnya pada potensi kejadian tenggelamnya kapal PMI. Kedua belah pihak juga berjanji akan saling terbuka dalam memberikan akses informasi yang bermanfaat dalam proses penanganan PMI, bahkan Kepala Basarnas memberikan izin kepada BP3TKI Tanjungpinang untuk ikut terlibat di lapangan dalam memantau proses pencarian menggunakan kapal Basarnas.

Pertemuan tersebut ditutup dengan foto bersama, serta salam komando antara Kepala BP3TKI Tanjungpinang dan Kepala Basarnas Tanjungpinang. Menanggapi kunjungan tersebut, Sinaga mengatakan akan mengadakan kunjungan balasan untuk semakin mempererat koordinasi antara kedua belah pihak, di masa yang akan datang. (BP3TKI Tanjungpinang/Irf)