Tuesday, 22 October 2019

Berita

Berita Utama

Literasi Keuangan dan Investasi Tabungan Emas bagi Calon PMI

-

00.10 1 October 2019 126

BP3TKI Yogyakarta selenggarakan kegiatan literasi keuangan dan investasi tabungan emas bagi Calon PMI.

Yogyakarta, BNP2TKI, (1/10) – Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) melalui Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI)  Yogyakarta bekerjasama dengan Pegadaian kantor cabang Tugu Yogyakarta mengadakan kegiatan literasi keuangan dan investasi tabungan emas bagi calon Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Kegiatan ini merupakan sebuah kegiatan yang mengajarkan cara mengelola keuangan, merencanakan keuangan, menabung, pinjaman serta cara investasi tabungan emas, pengenalan produk pegadaian dengan cara membuka rekening tabungan emas dan yang terakhir kewirausahaan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 (satu) hari pada tanggal 26 September 2019 di Tara Hotel Jl. Raya Magelang No.129, Sinduadi, Yogyakarta.

Kepala seksi Penyiapan Penempatan BP3TKI Yogyakarta mengatakan untuk materi yang diberikan dalam acara kegiatan literasi keuangan dan investasi tabungan emas bagi calon PMI tersebut diantaranya adalah Literasi Keuangan, Investasi dan Kewirausahaan Dasra.  

Sementara itu Raisa Noorfithriani,ST.,M.Eng sebagai trainer BNP2TKI menjelaskan mengenai pentingnya mengelola keuangan karena PMI tidak mungkin terus menerus kembali bekerja di luar negeri karena adanya batasan umur.

Jadi, PMI harus mampu mengelola pendapatan dengan optimal. PMI dan keluarga juga diharapkan bisa membuat prioritas keuangan dengan bijaksana. Jelas Raisa

Lebih lanjut  Kepala kantor Pegadain cabang Tugu Yogyakarta, Wahyudi juga menjelaskan mengenai investasi tabungan emas, pengenalan produk dan pembuatan rekening menabung

Dia menjelaskan mengenai pentingnya menabung dengan cara investasi tabungan mas, dengan demikian para Calon PMI diharapkan dapat menginvestasikan sisa pendapatan mereka sesuai dengan keuntungan yang diharapkan dan tingkat resiko yang berani diambil. 

"Materi yang disampaikan dalam Literasi keuangan dapat memberi penjelasan bahwa calon PMI bisa membuka usaha selesai bekerja dari luar negeri, dengan lebih merencanakan produk atau layanan apa yang akan di lakukan dengan 5 P (Produk,Price,Place, Promotion dan People)", ungkap Wahyudi. ***(Humas - BP3TKI Yogyakarta)