Thursday, 12 December 2019

Berita

Berita Utama

Tingkatkan Pemberdayaan PMI, KDEI Taipei Gelar Edukasi Keuangan Bersama OJK dan Bank BNI

-

00.07 11 July 2019 398

KDEI Taipei secara rutin menyelenggarakan kegiatan pemberdayaan guna mempersiapkan atau membekali PMI yang akan menjalani masa purna dengan pelatihan

Taipei, KDEI (07/071/19) –Ratusan PMI peserta tampak antusias dalam menghadiri Kegiatan Edukasi Keuangan Dalam Rangka Pemberdayaan PMI. Kegiatan ini terselenggara atas kerjasama KDEI Taipei, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank BNI, Kemnaker dan BNP2TKI.
Sekitar kurang lebih 300 ratus peserta yang datang dari berbagai penjuru Taiwanmulai memadati salah satu meeting room di lantai 5, Gedung Taipei Main Station sekitar pukul 09.00.

Diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, membangkitkan semangat para PMI dalam menghadiri acara yang penting guna persiapan untuk masa depan setelah purna kelak.

Kepala KDEI Taipei, Didi Sumedi dalam sambutannya turut memotivasi para PMI dan menyampaikan pesan penting bagi PMI yakni jangan salah kalau mau berinvestasi, berusaha dan membuka lapangan pekerjaan Indonesia, menaati aturan di Taiwan, bekerja dengan baik, kembali bersatu. Melalui acara ini diharapkan agar ilmu yang telah didapat dapat disebarkan serta memanfaatkan momen ini untuk menggali ilmu yang disampaikan narasumber.

Materi edukasi keuangan disampaikan langsung oleh narasumber dari Delegasi Indonesia yang berasal dari OJK, dan Bank BNI. Narasumber terus memotivasi dan membangkitkan semangat para peserta untuk berani memulai berwirausaha serta mempunyai pemahaman yang kuat tentang pengelolaan keuangan, waspada investasi dan lain sebagainya.

Para peserta antusias mendengarkan materi apalagi dalam kesempatan ini turut dihadirkan seorang mantan PMI Taiwan, Lulu yang kini telah menjadi pengusaha sukses.

“Dulu saya sebagai peserta diacara yang diadakan oleh OJK dan BNI serta KDEI Taipei seperti ini, alhamdulillah saya sudah jadi pengusaha seperti sekarang, kuncinya adalah menata diri, jadi diri sendiri, dan berani untuk berubah”, tegasnya dalam memotivasi para PMI peserta.

Purwanti Uta Djara, Kabidnaker KDEI Taipei berpesan bahwa materi pemberdayaan, jejaring di Indonesia baik BNP2TKI dan Kemnaker sudah banyak hampir disetiap kab/kota, diharapkan PMI dapat datang langsung ke alamat disnaker, BP3TKI/LP3TKI, P4TKI atau LTSA.

Lebih lajut Farid Ma’ruf, Analis Bidang Tenaga Kerja menambahkan bahwa  banyak sekali lembaga baik pemerintah maupun non pemerintah yang memperhatikan PMI, salah satunya adalah OJK dan Bank BNI yang datang dari Indonesia.

“Manfaatkan ilmunya, mudah-mudahan lahir pengusaha-pengusaha baru dari Taiwan, ujarnya.

Dalam kesempatan ini disosialisasikan pengisian survey online tentang Pola Remintasi Pekerja Migran Indonesia, kerjasama dengan Bank Indonesia. Survei ini bertujuan untuk memperoleh data / informasi terkini mengenai pola remitansi PMI dalam rangka penyusunan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI), mengetahui proses pengiriman remitansi oleh PMI dan menjadi dasar penyusunan kebijakan dalam rangka pengembangan infrastruktur pola pengiriman uang (remitansi) oleh PMI sehingga lebih mudah.

KDEI Taipei secara rutin menyelenggarakan kegiatan pemberdayaan guna mempersiapkan atau membekali PMI yang akan menjalani masa purna dengan pelatihan keterampilan, pemahaman manajemen usaha, manajemen keuangan dan pengetahuan lainnya. Berbagai pelatihan kewirausahaan yang telah diselenggarakan antara lain pelatihan pembuatan kue khas Taiwan, knotting, Chen Chu Nai Cha,e-commerce (jualan online), bercocok tanam organik, tour guide, mie halal, ayam goreng khas Taiwan dan Korea, dan lain sebagainya.*** (KDEI Taipei).