RSS Berita BNP2TKI
Berlangganan berita BNP2TKI via FeedBurner...

Remitance TKI Sumbagsel Rp 16 Milyar per Tahun

Cetak
Rabu, 12 Mei 2010 23:17



Banyak TKI mengirim uang kepada keluarganya tanpa melalui bank. Mereka banyak mengirim uang melalui lembaga yang tidak resmi. Seperti melalui Bank Draft, padahal Bank Draft ini tidak ada posisinya di daerah
Banyak TKI mengirim uang kepada keluarganya tanpa melalui bank. Mereka banyak mengirim uang melalui lembaga yang tidak resmi. Seperti melalui Bank Draft, padahal Bank Draft ini tidak ada posisinya di daerah.

Remitance TKI Sumbagsel Rp 16 Milyar per Tahun

Bandar Lampung, BNP2TKI (12/5)-- Banyaknya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) yang bekerja di luar negeri mendorong tingginya angka remitansi. Untuk remitansi, TKI Sembagsel pada tahun 2009 mencapai Rp 16 milyar.

Menurut Arini Rahyuwati, Kasubdit Pembiayaan Remitansi BNP2TKI, Kontribusi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dalam devisa negara memang cukup besar. Terbukti TKI talah memberikan kontribusi devisa negara kedua terbesar setelah migas.

"Dari data remitansi BNP2TKI pada tahun 2009, untuk TKI diwilayah Sumbagsel mencapai Rp 16 milyar. Remitansinya cukup besar karena banyak TKI di wilayah ini yang bekerja di luar negeri," ujar Arini disela-sela dialog Pembinaan dan Penerapan Fasilitas Kredit Remitansi TKI Lampung, Rabu (12/5).

Menurut Arini, remitansi TKI Sumbagsel tahun 2007 sebesar Rp 4,5 milyar dan tahun 2008 sebesar Rp 14 milyar. Data ini diperoleh dari laporan daerah atau BP3TKI ke BNP2TKI.

"Tahun 2007 TKI Sumbagsel yang bekerja di luar negeri sebanyak 3.175 orang, tahun 2008 sebanyak 2.784 orang, dan 2009 sebanyak 1.655 orang. Pada tahun 2009 memang mengalami penurunan karena adanya krisis ekonomi global. Kami berharap di 2010 ini penempatan TKI akan kembali normal," paparnya.

Dengan besarnya kontribusi TKI pada devisa negara, sambung Arini, perbankan juga telah konsen dalam mengurus keuangan TKI. Saat ini diperkirakan masih banyak TKI yang mengelola uangnya sendiri, dari TKI juga belum banyak menyimpan uangnya di Bank.

"Banyak TKI mengirim uang kepada keluarganya tanpa melalui bank. Mereka banyak mengirim uang melalui lembaga yang tidak resmi. Seperti melalui Bank Draft, padahal Bank Draft ini tidak ada posisinya di daerah," katanya.

Ditambahkan Arini, kepada TKI yang ingin mengirim uangnya kepada keluarganya lebih baik mengirim uangnya melalui bank. "Sekarang ini sudah ada bank bekerjasama dengan TKI yaitu Bank Mandiri. Jika sudah ada kerjasama seperti ini lebih baik dan aman mengirim uangnya lewat bank," pesannya.** (hapipi)

 
Berita Populer

  photography: affandi, herry hidayat, joko purwanto, dwi hartanto - webdesign: ayahyaweb.com