RSS Berita BNP2TKI
Berlangganan berita BNP2TKI via FeedBurner...

Anak Majikan Nakal, Hanya Bertahan 15 Hari Jadi TKI

Cetak
Sabtu, 02 Oktober 2010 00:39



Anak Majikan Nakal, Hanya Bertahan 15 Hari Jadi TKI

Tangerang, BNP2TKI (01/10) -- Anak majikan sering berulah aneh. Bahkan, kerapkali membuka celananya tanpa malu, sehingga membuat Nuraini binti Ganda (23 tahun), tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kp Sangatan RT 01/04 Desa Ramasari, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, tidak betah kerja.

"Kalau saya sih, sudah niat dari rumah untuk menjadi TKI. Tetapi, karena ulah anak majikan yang kerapkali nakal, bahkan seringkali membuka celana di depan saya tanpa malu. Saya jadi risih dan malu. Saya hanya bertahan selama 15 hari kerja," kata Nuraini ketika ditemui menjelang kepulangan di Gedung Pendataan Kepulangan (GPK) TKI di Selapajang, Tangerang, Provinsi Banten, Selasa lalu.

Yang paling menggelikan lagi, kata Nuraini, ia dengan sengaja membuka celananya dan menyemprotkan minyak wangi ke tubuh saya. "Selain itu ia juga merayu-rayu saya, supaya mau menuruti dan melayani kemauannya," keluh Nuraini menambahkan.

Akibat ulah anak majikan yang aneh-aneh dan menggelikan itu, Nuraini akhirnya bertahan kerja sampai 15 hari. Itu saja, aku Nuraini, dirinya sudah berusaha untuk bertahan. Namun akhirnya, tidak tahan juga, sehingga terpaksa meminta pulang setelah 15 hari menjalani pekerjaan sebagai penata laksana rumah tangga (PLRT).

Nuraini mengaku, ia menjadi TKI pada seorang majikan -- yang enggan untuk menyebutkan namanya -- di Gasim, Saudi Arabia, melalui jasa Penyelenggara Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) PT. Auliya Indah, di kawasan Jalan Raya Condet, Jakarta Timur.

Karena pulang terpaksa itu, Nuraini mengaku, tidak menerima gaji selama 15 hari kerja. Ia hanya dibiayai kepulangannya sampai bandara di tanah air. Sedang kepulangannya ke daerah asal digratiskan alias ditanggung pihak GPK TKI Selapajang, Tangerang, Banten.***(Imam Bukhori)

 
Berita Populer

  photography: affandi, herry hidayat, joko purwanto, dwi hartanto - webdesign: ayahyaweb.com