RSS Berita BNP2TKI
Berlangganan berita BNP2TKI via FeedBurner...

KUR TKI Diluncurkan, Bunga antar Bank Bersaing

Cetak
Jumat, 17 Desember 2010 01:04



Usai diluncurkannya Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk tenaga kerja Indonesia (TKI) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu (15/12), kini dukungan terhadap TKI melalui perbankan semakin getol. Bahkan, sejumlah bank plat merah -- seperti BNI, BRI, BTN, Bank Mandiri dan Bank Jatim -- juga ikut mengucurkan KUR TKI ini. Program KUR TKI akan memudahkan para TKI untuk bekerja di luar negeri. Mereka tak perlu bingung mencari sumber pembiayaan yang biasanya mereka dapatkan dari menjual tanah atau sawah di desanya (foto ilustrasi: joko).

KUR TKI Diluncurkan, Bunga antar Bank Bersaing

Surabaya, BNP2TKI (16/12) -- Usai diluncurkannya Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk tenaga kerja Indonesia (TKI) oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu (15/12), kini dukungan terhadap TKI melalui perbankan semakin getol. Bahkan, sejumlah bank plat merah -- seperti BNI, BRI, BTN, Bank Mandiri dan Bank Jatim -- juga ikut mengucurkan KUR TKI ini. Sebelumnya bank-bank pemerintah itu sudah menyalurkan kredit melalui Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS).

Direktur Utama BNI, Gatot M Suwondo mengatakan, TKI bisa mengakses KUR TKI ini melalui PPTKIS atau link age koperasi yang menawarkan kredit untuk TKI. “Cara ini lebih aman, bunganya juga lebih rendah dibandingkan pinjam uang pada rentenir,” kata Gatot di Surabaya, Kamis (16/12).

Namun, katanya, TKI tak bisa mengaksesnya secara langsung (direct). Melainkan harus melalui PPTKIS atau koperasi. “BNI bisa mengucurkan Rp 10 juta – Rp 15 juta per TKI. Tetapi tidak bisa perorangan, melainkan harus berkelompok untuk menekan kredit macet,” ujarnya.

Untuk skim KUR TKI ini, BNI mengategorikan KUR Mikro, seperti halnya untuk UMKM. Karena plafonnya di bawah Rp 50 juta, jadi bunganya maksimal 22 persen per tahun dengan tenor maksimal tiga tahun. “Biasanya sebelum tiga tahun sudah dilunasi karena pembayaran kredit sesuai kontrak TKI yang bersangkutan antara 1–2 tahun,” jelas Gatot.

Provinsi Jawa Timur termasuk kantong TKI terbesar di Indonesia. Untuk Jawa Timur ini, wilayah-wilayah yang akan difokuskan seperti Ponorogo, Madiun, Blitar, Kediri, Tulungagung, dan Malang.

Sampai September 2010, BNI wilayah Jatim telah mengucurkan KUR sebesar Rp 160 milyar untuk 1.656 usaha kecil. “Kami berharap fasilitas kredit ini menjadi salah satu stimulan untuk menggerakkan perekonomian Jatim dengan berbasis pada pengembangan usaha kecil dan pemberdayaan tenaga kerja Indonesia,” kata Gatot.

Secara nasional, sampai November 2010, BNI telah menyalurkan KUR sebesar Rp 2,1 trilyun, masih jauh dari target sebesar Rp 3,5 trilyun. Periode yang sama tahun lalu BNI mengucurkan KUR Rp 1,5 trilyun.

Program KUR TKI akan memudahkan para TKI untuk bekerja di luar negeri. Mereka tak perlu bingung mencari sumber pembiayaan yang biasanya mereka dapatkan dari menjual tanah atau sawah di desanya.***(Imam Bukhori)

 
Berita Populer

  photography: affandi, dwi hartanto - webdesign: ayahyaweb.com