RSS Berita BNP2TKI
Berlangganan berita BNP2TKI via FeedBurner...

BNP2TKI Wajibkan Setiap TKI Miliki KTKLN

Cetak
Kamis, 31 Maret 2011 11:48



...Dengan demikian, jika TKI menghadapi masalah di tempat kerjanya di luar negeri, petugas Perwakilan RI baik KBRI atau Konsulat Jenderal RI terdekat bisa langsung menghubungkannya dengan pihak pelayanan TKI di tanah air maupun berbagai unsur di luar negeri, sehingga mencegah terjadinya kemungkinan buruk yang akan dihadapi TKI. KTKLN yang dikeluarkan BNP2TKI juga terhubung dengan pelayanan online Dinas Tenaga Kerja daerah yang bekerjasama BNP2TKI, sesuai asal daerahnya masing-masing.

Surabaya, BNP2TKI (31/3) - Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN) adalah identitas yang wajib dimiliki setiap Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri. Kartu ini bisa diperoleh secara gratis sepanjang calon TKI yang akan bekerja ke luar negeri memenuhi persyaratan administratif maupun pemeriksaan kesehatan dan menjalani pelatihan selama 200 jam.

Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat, di Surabaya, Kamis (31/3), menegaskan kewajiban TKI untuk memiliki KTKLN merupakan amanat Undang-Undang No. 39 Tahun 2004 tentang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri. Jumhur berada di Surabaya sebagai pembicara Sosialisasi Pelayanan Perlindungan WNI/TKI di Luar Negeri, yang diadakan Kementerian Luar Negeri bekerjasama pemerintah Provinsi Jawa Timur.

"KTKLN wajib dimiliki baik oleh TKI informal yang bekerja pada pengguna perseorangan atau sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT), maupun TKI yang bekerja di sektor formal berbagai perusahaan di luar negeri," kata Jumhur, mengutip bunyi pasal 62 UU No. 39 Tahun 2004, yakni untuk mendapatkan KTKLN calon TKI harus memenuhi persyaratan dokumen penempatan ke luar negeri, mengikuti Pembekalan Akhir Pemberangkatan (PAP), dan diikutsertakan dalam perlindungan program asuransi TKI.

Dikatakan, KTKLN dapat diperoleh di kantor BNP2TKI, Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI), atau di kantor Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P4TKI) di seluruh tanah air yang menjadi kepanjangan tangan BNP2TKI.

"Untuk mendapatkan KTKLN tidak ada pungutan biaya apapun alias gratis," ujarnya.

Mengenai cara memperoleh KTKLN, lanjutnya, bisa dilakukan sendiri oleh calon TKI khususnya TKI Mandiri, bisa juga diurus sekaligus oleh Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) yang memberangkatkan, selain dapat diurus perusahaan tempat calon TKI bekerja, jika penempatannya untuk bekerja ke luar negeri dalam penugasan perusahaan yang sama di tanah air (intra corporate transfer).

"TKI program kerjasama antar pemerintah ( G to G) seperti untuk penempatan di Korea dan Jepang pun wajib memiliki KTKLN," katanya.

Ia mengungkapkan, dalam kartu yang bentuknya seukuran dengan Aotomatic Teller Machine (ATM) itu, terdapat 57 kode yang menunjukkan identitas diri TKI saat bekerja di luar negeri. Kode-kode itu berisi data antara lain asal TKI, tempat kerja TKI, PPTKIS yang memberangkatkan TKI, nomor telpon penting yang bisa dihubungi jika ada masalah yang dihadapi TKI, sampai nomor paspor TKI.

Dengan demikian, jika TKI menghadapi masalah di tempat kerjanya di luar negeri, petugas Perwakilan RI baik KBRI atau Konsulat Jenderal RI terdekat bisa langsung menghubungkannya dengan pihak pelayanan TKI di tanah air maupun berbagai unsur di luar negeri, sehingga mencegah terjadinya kemungkinan buruk yang akan dihadapi TKI.

"Jadi, KTKLN ini juga berfungsi untuk meningkatkan perlindungan kepada TKI selama bekerja di luar negeri," tambah Jumhur.

Dijelaskan, seluruh data dan informasi yang ada dalam KTKLN tersebar secara online dengan Perwakilan RI negara tujuan TKI ataupun dalam sistem pendataan BNP2TKI berupa Sisko TKLN (Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri).

Karena itu, hanya dengan melihat KTKLN perwakilan RI di luar negeri akan dapat membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi TKI di tempat kerjanya.

KTKLN yang dikeluarkan BNP2TKI juga terhubung dengan pelayanan online Dinas Tenaga Kerja daerah yang bekerjasama BNP2TKI, sesuai asal daerahnya masing-masing. ***

 
Berita Populer

  

  photography: affandi, dwi hartanto - webdesign: ayahyaweb.com