RSS Berita BNP2TKI
Berlangganan berita BNP2TKI via FeedBurner...

Bangun Rumah RP 100 Juta dan Usaha Jual Pakaian

Cetak
Jumat, 09 September 2011 15:27



Minarni bt Wolu, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kota Palu, Sulawesi Tengah
Bertahun-tahun bekerja di negeri orang, Minarni bt Wolu, TKI asal Kota Palu, Sulawesi Tengah, patut berbangga diri.Dari hasil bekerjanya itu, ia sudah bisa membangun rumah pribadi senilai Rp100 juta dan mempunyai usaha jual pakaian. Tidak hanya itu, perempuan berkerudung ini juga bisa menyekolahkan anak-anaknya hingga kini di SMU.

Jakarta, BNP2TKI, Kamis (9/9) - Bertahun-tahun bekerja di negeri orang, Minarni bt Wolu, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kota Palu, Sulawesi Tengah, patut berbangga diri.

Dari hasil bekerjanya itu, ia sudah bisa membangun rumah pribadi senilai Rp100 juta dan mempunyai usaha jual pakaian. Tidak hanya itu, perempuan berkerudung ini juga bisa menyekolahkan anak-anaknya hingga kini di SMU.

“Saya sangat merasa seneng bekerja di Saudi. Kebeteluan saya mendapatkan majikan yang sangat baik, sehingga saya merasa lebih kerasan. Saya percaya kalau baik sama orang pasti akan dibaiki lagi sama orang lain,” cerita Minarni.

Minarni berangkat ke Saudi Arabia pada 1997 sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT). Setelah tiga tahun bekerja, ia pulang ke kampung halamannya di Palu, Sulawesi Tengah.

“Saat pulang saya ingin bangun usaha di rumah. Namun, baru beberapa bulan di rumah majikan memanggil saya kembali untuk bekerja di sana. Mau tak mau akhirnya saya kembali berangkat ke Saudi,” katanya.

Saat pertama bekerja di Saudi Arabia, Minarni mengaku mendapatkan gaji sebesar 600 Riyal Saudi. Uang gaji tersebut ia tabung untuk keperluan kebutuhan hidupnya selepas tidak menjadi TKI lagi.

Bekerja dengan majikan yang sama memang tidak Minarni dibayangkan. Ia mengatakan dari 1997 hingga 2009 Minarni bekerja masih dengan majikan yang sama.

“Karena kebaikan majikan setiap saya balik kerja ke Saudi, dia menaikan gaji 100 Riyal. Hingga 2009, gaji saya dia dinaikkan sampai 1200 Riyal. Dia juga pernah main ke Palu bersama anak-anaknya,” tuturnya

Dari hasil tabungannya selama di Saudi Arabia, perempuan yang lahir di Palu, 10Juli 1971 ini telah memiliki sebuah rumah untuk tempat tinggal keluarganya.

Ia mengaku uang yang dipakai dalam membangun rumah tersebut adalah hasil dari selama bekerja di Saudi Arabia.

“Rumahnya sudah selesai dibangun, biaya pembangunannya kurang lebih Rp100 juta. Biaya bangun rumah itu saya dapat dari tabungan dari bekerja di Saudi Arabia,” papar Minarni

Saat ini Minarni juga memiliki usaha jual pakain dan aksesoris baju, usaha ini ia dirikan sejak tahun 2010. Ia mengaku modal yang digunakan untuk usaha tersebut adalah hasil tabungan dari bekerja selama di Saudi Arabia.

“Usaha tersebut baru berjalan setahun lebih. Meski baru berjalan usaha itu sudah lumayan memberikan keuntungan. Ya setiap bulannya sekitar RP 500 ribu keuntungan saya dapatkan,” katanya.

Selain itu, dari hasil bekerja menjadi TKI, Minarni juga bisa membiayai anak-anaknya sekolah. Kini anaknya bersekolah di Sekolah Menegah Umum (SMU) dan satunya lagi duduk di bangku Sekolah Dasar.***Hapipi

 
Berita Populer

  photography: affandi, dwi hartanto - webdesign: ayahyaweb.com