RSS Berita BNP2TKI
Berlangganan berita BNP2TKI via FeedBurner...

BNP2TKI Pertanyakan Hasil EPS TOPIK ke HRD Korea

Cetak
Jumat, 16 September 2011 17:03



Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah BNP2TKI Haposan Saragih
...dalam hal ini, Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah BNP2TKI Haposan Saragih meminta kepada masyarakat, khususnya para calon TKI yang telah mengikuti ujian EPS TOPIK Tahun 2011, untuk sabar menunggu. Hasil tes itu tetap akan diumumkan secara terbuka, kata Haposan mengutip keterangan President HRD Korea.

Jakarta, BNP2TKI, Jumat (16/9) - BNP2TKI mempertanyakan hasil kelulusan Employment Permit System Test Of Proficiency In Korean (EPS TOPIK) ke Human Resources Development Service of Korea (HRD Korea). Pasalnya, hasil kelulusan ujian EPS TOPIK yang dilakukan secara serentak di lima daerah pada 25-26 Juni lalu itu sudah ditunggu masyarakat.

"Karena yang menentukan kelulusan EPS TOPIK tersebut adalah HRD Korea sedangkan BNP2TKI sebatas memfasilitasi penyelenggaraan EPS TOPIK," kata Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah BNP2TKI Haposan Saragih di Jakarta, Jumat (16/9).

BNP2TKI bersama HRD Korea menyelenggarakan pada 25-26 Juni lalu menyelenggarakan EPS TOPIK di lima kota yakni di Jakarta, Bandung, Malang, Surakarta, dan Makassar. Hingga kini pihak HRD Korea belum menyampaikan hasil kelulusan tes yang diikuti 19.872 peserta yang berminat bekerja di Korea Selatan itu.

Haposan mengaku telah beberapa kali menanyakan hasil kelulusan itu ke HRD Korea. Yang terbaru, pada 5 September 2011, BNP2TKI kembali berkirim surat ke HRD Korea untuk menanyakan hasil kelulusan. Namun, HRD Korea melalui surat tertanggal 14 September 2011 yang ditandatangani President HRD Korea menjelaskan, kalau masih melakukan koreksi jawaban masing-masing peserta ujian EPS TOPIK tersebut.

Dalam hal ini, Haposan meminta kepada masyarakat, khususnya para calon TKI yang telah mengikuti ujian EPS TOPIK Tahun 2011, untuk sabar menunggu. Hasil tes itu tetap akan diumumkan secara terbuka, kata Haposan mengutip keterangan President HRD Korea.

Haposan berharap ada 8.300 calon TKI yang lulus sesuai dengan keinginan HRD Korea. "Mudah permintaan HRD Korea itu bisa terpenuhi," kata Haposan.

Penempatan TKI ke Korea merupakan kerja sama antarpemerintah Indonesia dengan Korea Selatan (G to G) sejak penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada 13 Juli 2004 dan kemudian diperbarui pada 14 Oktober 2010. Sejak 2004 hingga 22 Juni 2011, pemerintah telah menempatkan 30.915 TKI ke Korea Selatan.***(Imam)

 
Berita Populer

  photography: affandi, dwi hartanto - webdesign: ayahyaweb.com