|
 | | Untuk memudahkan implementasi sistem online pelayanan TKI, BNP2TKI menghibahkan 54 unit komputer kepada Dinas Tenaga Kerja se Sulawesi. Lima komputer diantaranya untuk lima Disnakertrans provinsi dan 49 komputer untuk Disnakertrans Kabupaten dan Kota dari Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo. | Makassar, BNP2TKI, Jumat (17/2) Untuk memudahkan implementasi sistem online pelayanan TKI, BNP2TKI menghibahkan 54 unit komputer kepada Dinas Tenaga Kerja se Sulawesi. Lima komputer diantaranya untuk lima Disnakertrans provinsi dan 49 komputer untuk Disnakertrans Kabupaten dan Kota dari Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Gorontalo.Penyerahan secara simbolis 54 komputer untuk sistim online pelayanan TKI se Sulawesi diberikan oleh Kabid Sistim Informasi Puslitfo BNP2TKI, Paryatno, kepada perwakilan lima Disnakertrans provinsi dan 49 Disnakertrans Kabupaten dan Kota se Sulawesi di Makassar, Kamis (16/2). “Saat ini kita serahkan 1 unit PC komputer untuk 54 Disnakertrans Provinsi, Kabupaten dan Kota di Sulawesi dan 49 printernya untu Disnakertrans Kabupaten dan Kota di Sulawesi. Selanjutnya finger print dan alat fotonya akan menyusul,” papar Paryatno Menurut Paryatno, di sela-sela penutupan acara Sosialisasi dan Pelatihan Sistem Online Pelayanan TKI di Makassar, aplikasi komputer sudah terhubung dalam jaringan BNP2TKI. Sistem online untuk memudahkan pelayanan pada calon TKI/TKI juga memudahkan petugas atau operator di Disnaker termasuk menjaga akurasi dan validitas data calon TKI/TKI dari data yang tercatat di Disnaker daerah hingga ke pusat (BNP2TKI). “Kita ingin mengangkat harkat dan martabat TKI. Semoga semuanya ini membuka wawasan kita dan mengubah cara kerja dan bisa termonitor oleh jejaring informasi. Sistim informasi ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga bisa terjadi sinergitas infromasi. Saya sungguh senang operator dalam sosialisasi dan pelatihan ini nantinya bisa mengoperasikan sistim online pelayanan TKI. Selamat kepada peserta untuk kembali ke Disnakernyanya masing-masing,”ujarnya Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan empat materi pokok. Pertama, sistem informasi pasar kerja luar negeri melalui alamat website www.infokerja-bnp2tki.org. Melalui website ini diharapkan masyarakat pencari kerja dapat mendaftar secara online langsung melalui BP3TKI, Disnaker Provinsi/Kabupaten/Kota dan lembaga pendidikan yang telah bekerjasama dengan BNP2TKI. Kedua, Sistem Pelayanan Penempatan TKI SISKOTKLN melalui alamat website http://siskotkln.bnp2tki.go.id. Sistem ini dirancang untuk memasukkan data secara online diawali dari Disnakertrans kabupaten/kota. Lalu data oleh lembaga penempatan lainnya seperti sarkes (sarana kejehatan), BLKLN (Balai Latihan Kerja Luar Negeri), LUK (Lembaga Uji Kompetensi), asuransi dan lain-lain. Ketiga, sistem pendataan kepulangan TKI dengan alamat website http://sipendaki. bnp2tki.go.id. Sistem ini, sudah diterapkan di beberapa embarkasi, seperti di BPKTKI (Balai Pelayanan Kepulangan TKI) di Selapajang, Tangerang, Banten, di Bandara Adi Sumarmo (Solo), Bandara Adi Sucipto (Yogyakarta), Bandara Ahmad Yani (Semarang), Entikong (pintu perbatasan), Pelabuhan Tanonkata (Nunukan), dan Pelabuhan Sri Bintan Pura (Tanjung Pinang). Keempat, sistem pelayanan pengaduan (crisis center) yang menerima pelayanan pengaduan dari calon TKI/TKI yang menghadapi masalah. Untuk pelayanan pengaduan TKI ini dapat dilihat melalui alamat website http:/halotki.bnp2tki.go.id. Sistem ini mendata pelayanan pengaduan TKI melalui telepon bebas pulsa melalui nomor 0800-1000, dan telepon internasional 062-21-29244800, fax di 062-21-29244810/11), email : halotki@bnp2tki.go.id, SMS 7266, surat dan tatap muka. (Hapipi) |