|
 | | BNP2TKI memfasilitasi pencairan klaim asuransi kematian TKI penata laksana rumah tangga (PLRT) Marhamah binti Marsim Siran dan Umiati binti Sadimin Sudiyo di Arab Saudi dan Dariyah binti Kadmi di Taiwan. | Jakarta, BNP2TKI, Jumat (17/2) – BNP2TKI memfasilitasi pencairan klaim asuransi kematian TKI penata laksana rumah tangga (PLRT) Marhamah binti Marsim Siran dan Umiati binti Sadimin Sudiyo di Arab Saudi dan Dariyah binti Kadmi di Taiwan.“Ketiganya meninggal karena sakit dan klaim asuransinya mengikuti skema Permenakertrans Nomor 07/2010,” kata Kasubdit Kerjasama Lembaga Perlindungan Kawasan Timur Tengah, Afrika, dan Eropa BNP2TKI Sri Suratmi di Jakarta, Jumat (17/2) saat mempertemukan Djoko Eko dari Konsorsium Proteksi TKI dengan ketiga ahli waris TKI. Sesuai Permenakertrans Nomor 7 Tahun 2010 tentang Asuransi TKI, pihak perusahaan asuransi mempunyai kewajiban mencairkan klaim kematian terhadap ketiga TKI masing-masing sebesar Rp55 juta. Marhamah binti marsim Siran, TKI asal Kp Kebet Rt 05/01 Desa Gandaria, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang, Banten. Ia berbekal Paspor Nomor AP006829 berangkat ke Arab Saudi melalui PT Duta Tangguh Selaras pada 19 September 2011 dan pada 25 Desember 2011, ia meninggal karena sakit. Umiati binti Sadimin, TKI asal Desa Kandangan Rt 02/03 Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Pemilik Paspor Nomor AP833081 ini berangkat menjadi TKI ke Arab Saudi melalui PT Tulus Widodo Putra pada 29 Mei 2011. Setelah delapan bulan bekerja, pada 19 Desember 2011 meninggal karena sakit. Dariyah binti Kadmi, TKI asal Desa Bitung Kidul Rt 15/01 Kecamatan Waringi, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Pemilik Paspor Nomor AP 415448 ini bekerja sebagai TKI PLRT di Taiwan melalui PT Okto Harapan Mulia dan diberangkatkan pada 11 Januari 2011. Setelah setahun bekerja pada keluarga Lin Jian Cheng di Taiwan, pada 6 Januari 2012 Dariyah meninggal karena sakit. Klaim asuransi kematian Marhamah diterima Marsim, ayah kandungnya. Klaim asuransi kematian Umiati diterima Agus Supriyanto, suaminya. Sedangkan klaim asuransi kematian Dariyah diterima Kadmi, ayah kandungnya.(Mam/b) |