|
 | | Sekretaris Utama BNP2TKI Edy Sudibyo menyatakan sistem online pelayanan penempatan dan perlindungan TKI merupakan terobosan BNP2TKI yang mengikutsertakan seluruh pemangku kepentingan TKI sehingga pelayanannya dapat termonitor secara baik. | Jakarta, BNP2TKI, Selasa (21/2) - Sekretaris Utama BNP2TKI Edy Sudibyo menyatakan sistem online pelayanan penempatan dan perlindungan TKI merupakan terobosan BNP2TKI yang mengikutsertakan seluruh pemangku kepentingan TKI sehingga pelayanannya dapat termonitor secara baik."Pelayanan TKI adalah lintas sektor, daerah, lembaga dan lintas negara," katanya pada pembinaan pegawai di lingkungan BNP2TKI di Jakarta, Selasa (21/2). Ia menegaskan sistem online dapat mempermudah dan mempercepat pelayanan penempatan dan perlindungan TKI secara terpadu. Sestama menekankan sistem online itu dikembangkan agar calon TKI betul-betul siap berangkat dan optimal di negara penempatan. BNP2TKI sudah mempunyai sistem online TKI seperti sistem informasi pasar kerja luar negeri melalui alamat websitewww.infokerja-bnp2tki.org lalu sistem pelayanan penempatan dan perlindungan TKI SISKOTKLN melalui alamat websitehttp://siskotkln.bnp2tki.go.id. Ada pula sistem pendataan kepulangan TKI dengan alamat website http://sipendaki.bnp2tki.go.id, sistem pelayanan pengaduan (crisis center) yang menerima pelayanan pengaduan dari calon TKI/TKI yang menghadapi masalah. “Empat pilar sistem online TKI untuk mengetahu data base TKI," katanya. Pada bagian lain, Sestama mengatakan saat ini sebagian besar penempatan TKI oleh Private to Private (P to P) dan beberapa persen melalui Govermnet to Goverment (G to G). Saat ini masih 60 persen penempatan TKI informal maka arah ke depan penempatan TKI adalah profesional. “Betapa terbuka lebar peluang kerja sektor formal, ke depan TKI formal harus bisa meningkat sehingga TKI mandiri akan semakin banyak dengan berbagai jabatannya,” ujarnya.(Hpp/b) |