RSS Berita BNP2TKI
Berlangganan berita BNP2TKI via FeedBurner...

TKI Bermasalah Timur Tengah Dominasi Pengaduan di Crisis Center BNP2TKI

Cetak
Selasa, 27 Maret 2012 10:35



Koordinator Crisis Center BNP2TKI Henry Prayitno

Jakarta, BNP2TKI, Selasa (28/03) – Jumlah pengaduan tenaga kerja Indonesia (TKI) bermasalah di Crisis Center BNP2TKI dalam dua bulan terakhir (Januari – Februari) didominasi TKI kawasan Timur Tengah. Afrika, dan Eropa. Jumlahnya sebanyak 786 orang. Sedangkan TKI bermasalah di kawasan Asia Pasifik dan Amerika (Aspak) sebanyak 154 orang.

Demikian disampaikan Koordinator Crisis Center BNP2TKI, Henry Prayitno, ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/03) pagi. “Jumlah pengadu -- yakni TKI bermasalah dari kawasan Timteng Afrika dan Eropa – selama dua bulan terakhir sebanyak 786 orang, Januari sebanyak 418 orang dan Pebruari 368 orang. Sedangkan selama tujuh bulan, sejak diluncurkannya Call Center BNP2TKI pada tanggal 27 Juni sampai 31 Desember 2011 sebanyak 3.483 orang atau rata-rata 497 orang per bulannya,” papar Henry.

Dikatakan Henry, sedangkan pengaduan TKI bermasalah dari kawasan Aspak selama tujuh bulan pada tahun 2011 lalu sebanyak 748 orang atau rata-rata 106 orang perbulannya.

Henry menambahkan, untuk call (panggilan) masuk selama dua bulan terakhir sebanyak 27.176 penelpon (Januari sebanyak 16.436 penelpon dan Pebruari 10.739 penelpon). Sedangkan call masuk selama tujuh bulan pada tahun 2011 lalu sebanyak 175.287 penelpon atau rata-rata 25.041 penelpon perbulannya atau 843 penelpon perharinya.

Sedangkan penanganan pengaduan yang sudah diselesaikan selama dua bulan terakhir, kata Henry, cenderung mengalami peningkatan. Grafik pada Desember 2011 lalu terdapat 763 pengaduan yang selesai ditindaklanjuti. Kemudian pada Januari 2012 sebanyak 834 pengaduan yang selesai ditindak lanjuti, serta pada Pebruari sebanyak 899 pengaduan dan sampai 25 Maret sebanyak 915 pengaduan yang selesai ditindaklanjuti.***(Imam Bukhori)

 
Berita Populer

  photography: affandi, herry hidayat, joko, dwi hartanto - webdesign: ayahyaweb.com