RSS Berita BNP2TKI
Berlangganan berita BNP2TKI via FeedBurner...

UPTP3TKI Surabaya Fasilitasi Pemulangan Jenazah TKI Situbondo

Cetak
Rabu, 25 April 2012 17:21



Jakarta, BNP2TKI, Rabu (25/4) -- Unit Pelaksana Teknis Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (UPT P3TKI) Surabaya memfasilitasi pemulangan jenazah Shanti binti Sai alias Maryama (38 tahun) ke Situbondo.

Jenazah tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Desa Banyuputih RT 03/02, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, yang meninggal dunia di Malaysia pada Rabu (25/4) dijadwalkan tiba Bandara Juanda, Surabaya.

”UPT P3TKI Surabaya sudah menyiapkan satu unit mobil ambulans untuk mengantar jenazah Santhi alias Maryama sampai ke rumah duka di Situbondo,” kata Kepala UPT P3TKI Surabaya, Hariyadi Budihardjo, ketika dihubungi lewat selularnya di Surabaya, Rabu siang (25/04).

Hariyadi menjelaskan, menurut keterangan suami Maryama, Sahram (43 tahun), bahwa Maryama memang telah diijinkan untuk bekerja ke luar negeri guna mencukupi kebutuhan keluarganya.

Namun, Sahram tidak tahu pasti apa pekerjaan isterinya itu selama merantau di Malaysia.

"Menurut informasi, isteri saya menjadi TKI bekerja sebagai pembantu rumah tangga (PRT) atau Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT)," kata Sahram.

Hanya saja sejak ke Malaysia pada tahun 2011 lalu hingga dikabarkan meninggal dunia, isterinya belum pernah mengirimkan uang.

”Saya baru diberi tahu Kepala Desa (Kades) Banyuputih, kalau isteri saya telah meninggal.

Kata Pak Kades, informasi itu diperoleh dari staf KBRI di Malaysia via telepon," kata Sahram menambahkan.

Dikatakannya, Maryama sebelum meninggal dunia sempat dilarikan ke rumah sakit oleh salah satu staf KBRI di Malaysia lantaran sakit hepatitis yang dideritanya.

Ibu dua anak, pemilik Paspor Nomor D465970 ini menjadi TKI PLRT di Malaysia sejak tahun 2011.

Ia diberangkan PT Mutiara yang berkantor di Kabupaten Jember.

Dikatakan Hariyadi, informasi pemulangan jenazah Maryama ke Indonesia ini diperoleh dari KBRI di Malaysia.

UPT P3TKI Surabaya kemudian meneruskan informasi tersebut kepada keluarga almarhumah.

“Untuk pemulangan jenazah Maryama sampai ke rumah duka di Situbondo UPT P3TKI Surabaya telah menyiapkan satu unit mobil ambulans.

Sedangkan mengenai hak-hak korban, seperti gaji dan asuransi, pihaknya masih menunggu keterangan lebih detil dari KBRI untuk kemudian diteruskan kepada PPTKIS yang memberangkatkannya,” kata Hariyadi. ***(Imam Bukhori)

 
Berita Populer

  photography: affandi, herry hidayat, joko purwanto, dwi hartanto - webdesign: ayahyaweb.com