RSS Berita BNP2TKI
Berlangganan berita BNP2TKI via FeedBurner...

Kepala BNP2TKI Minta LSM Jangan Memperkeruh Keadaan

Cetak
Kamis, 03 Mei 2012 17:38



Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat
Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat

Jakarta, BNP2TKI (3/5) - Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat meminta agar Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Migrant Care jangan memperkeruh keadaan dengan meragukan hasil otopsi 3 TKI asal Nusa Tenggara Barat yang tertembak mati oleh polisi Malaysia beberapa waktu lalu.

Pernyataan Kepala BNP2TKI itu disampaikan seusai membuka Sosialisasi Konvensi Pernyataan Internasional Perlindungan Hak Buruh Migran dan Keluarganya, di Bidakara, Jakarta, Kamis (3/5).

Jumhur mengungkapkan otopsi ulang telah dilakukan pada Kamis (26/4) dan Jumat (27/4) secara profesional oleh tim dokter forensik yang memiliki etika terhormat dalam menjalankan tugas medisnya sehingga hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Ia menegaskan hasil otopsi ulang tim forensik Polri terhadap jasad tiga TKI, Herman (34), Abdul Kadir Jaelani (25), dan Mad Noor (28) asal Lombok Timur, NTB tidak ditemukan adanya pencurian organ tubuh.

Sebelumnya, dua hari seusai penembakan, jasad para TKI juga diotopsi di Rumah Sakit Port Dickson, Negeri Sembilan, Malaysia pada 26 dan 27 Maret 2012. Otopsi pertama, 26 Maret untuk dua jenazah masing-masing Abdul Kadir Jaeleni dan Herman.

“Kalau kita tidak percaya lagi kepada tim forensik mabes Polri kepada siapa lagi kita akan percaya,” gugah Jumhur.

Ia menegaskan bahwa para dokter itu juga disumpah untuk mematuhi profesinya sekaligus dilarang membohongi publik, katanya.

Jumhur menduga, dengan sikapnya yang meragukan hasil otospi itu, Migrant Care mencerminkan sikapnya yang kurang obyektif dan terkesan mengeksploitasi penderitaan keluarga tanpa peduli dengan permasalahan yang sesungguhnya terjadi.

“Janganlah membodohi masyarakat dan jangan memperkeruh keadaan apalagi keluarga korban. Ini akan punya kesan mengeksploitasi penderitaan TKI,” tegas Jumhur mengulangi.

Jumhur mengajak semua fihak untuk fokus pada masalah penembakan terhadap ke-3 TKI NTB itu. “Kita fokus pada penembakan TKI oleh polisi dan proses kematiannya sedang ditangani pemerintah. Kita harus pilah-pilah masalahnya agar kita berjuang lebih cerdas.

Terkait penembakan TKI asal Bali Luh Endang Susyani di Amerika Serikat, Jumhur mengatakan hal itu murni merupakan tindakan kriminal oleh orang jahat. Dan kejadian itu bisa terjadi pada TKI di manapun.

“Kita tentu prihatin dan berduka cita atas kejadian ini,” paparnya. (zul/ toha/b).

 
Berita Populer

  

  photography: affandi, dwi hartanto - webdesign: ayahyaweb.com