RSS Berita BNP2TKI
Berlangganan berita BNP2TKI via FeedBurner...

Brebes, Cilacap, dan Kendal Mendominasi TKI Bermasalah di Jateng

Cetak
Selasa, 29 Mei 2012 19:06



BNP2TKI, Jakarta, Selasa (29/05) – Kabupaten Brebes, Cilacap, dan Kendal merupakan tiga daerah terbanyak permasalahan yang dihadapi tenaga kerja Indonesia (TKI) di Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Dari 1.430 orang TKI bermasalah di Jateng itu di Brebes terdapat 348 orang, Cilacap 228 orang, dan Kendal 126 orang.

Demikian rekapitulasi mengenai TKI Berdasarkan Jenis Masalah Di Provinsi Jawa Tengah selama Januari hingga April 2012 yang tercatat melalui Balai Pelayanan Kepulangan (BPK) TKI di Selapajang, Tangerang, Banten. Dari 35 kabupaten/kota yang terdapat di Provinsi Jawa Tengah itu disebutkan, bahwa Kabupaten Brebes, Cilacap, dan Kendal mendominasi permasalahan yang dihadapi TKI selama empat bulan terakhir.

Di tiga daerah itu (Brebes, Cilacap, dan Kendal) ada tiga permasalahan besar yang dihadapi TKI, yaitu : Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak, majikan bermasalah, dan sakit akibat kerja. Di Kabupaten Brebes terdapat TKI bermasalah sebanyak 348 orang. Adapun tiga permasalahan besar di Brebes itu, 93 orang di antaranya karena PHK sepihak, majikannya bermasalah 68 orang, dan sakit akibat kerja 63 orang. Di Cilacap terdapat TKI bermasalah sebanyak 228 orang, 79 orang di antaranya karena PHK sepihak, majikannya bermasalah 45 orang, dan sakit akibat kerja sebanyak 35 orang. Sedangkan di Kendal terdapat TKI bermasalah sebanyak 126 orang, 26 orang di antaranya karena PHK sepihak, majikannya bermasalah 24 orang, dan sakit akibat kerja 14 orang.

Berikut setelah tiga kabupaten itu secara berurutan adalah, Kabupaten Banyumas terdapat TKI bermasalah sebanyak 115 orang, Grobogan 82 orang, Pati dan Pekalongan masing-masing 54 orang, Demak 45 orang, Jepara 40 orang, Tegal 39 orang, Wonosobo 36 orang, Semarang 34 orang, Kebumen 33 orang, Batang 26 orang, Banjarnegara dan Sragen masing-masing 25 orang, Temanggung 20 orang, Klaten 19 orang, Karanganyar 17 orang, Pemalang 13 orang, Purbalingga dan Purworejo masing-masing 9 orang, Blora – Boyolali – dan Salatiga masing-masing 3 orang, Sukoharjo – Surakarta – dan Wonogiri masing-masing 2 orang, serta Purwodadi dan Solo masing-masing 1 orang.

Sedangkan mengenai 16 jenis masalah yang dihadapi TKI asal Jateng yang dicatat BPK TKI Selapajang, Tangerang, Banten, dari 1.430 TKI Bermasalah asal Jateng itu, urutan pertama didominasi permasalahan PHK sepihak sebanyak 416 orang, berikut secara berurutan besarnya masalah adalah, majikan bermasalah sebanyak 283 orang, sakit akibat kerja 222 orang, penganiayaan 72 orang, gaji tak dibayar 61 orang, pelecehan seksual 51 orang, pekerjaan tidak sesuai Perjanjian Kerja (PK) 37 orang, dokumen tidak lengkap 28 orang, sakit bawaan 27 orang, majikan meninggal 25 orang, tidak mampu bekerja dan kecelakaan kerja masing-masing 16 orang, komunikasi tidak lancar 14 orang, TKI hamil dan membawa anak masing-masing 8 orang, sedangkan permasalahan lain-lain sebanyak 146 orang.***(Imam Bukhori)

 
Berita Populer

  

  photography: affandi, dwi hartanto - webdesign: ayahyaweb.com