RSS Berita BNP2TKI
Berlangganan berita BNP2TKI via FeedBurner...

Hari ke-5 Safari Ramadhan BNP2TKI V : Siswa Keperawatan RS Imelda Antusias Ikuti Kuliah Umum Kepala BNP2TKI

Cetak
Minggu, 29 Juli 2012 01:47



Hari ke-5 Safari Ramadhan BNP2TKI V : Siswa Keperawatan RS Imelda Antusias Ikuti Kuliah Umum Kepala BNP2TKI
Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat (kiri) dalam kuliah umum di depan 100 mahasiswa perawat dan bidan Akper Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia Medan, Sabtu (28/7)

Medan, BNP2TKI, Sabtu (28/7) - Para siswa keperawatan Rumah Sakit Umum Imelda Pekerja Indonesia antusias mengikuti kuliah umum Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat di aula rumah sakit itu di Medan, Sabtu (28/7) dalam rangkaian hari ke-5 . Safari Ramadhan BNP2TKI V 24 Juli - 3 Agustus 2012 ke Sumut, NAD, Riau, dan Kepri.

Zulham, salah seorang peserta mengaku sangat antusias mengikuti paparan Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat soal peluang kerja di luar negeri terutama di bidang kesehatan. Materi yang disampaikan bisa menambah wawasannya dan minat bekerja di luar negeri sebagai perawat.

"Ada lulusan perawat rumah sakit Imelda ini bekerja di Jepang sebagai perawat," paparnya.

Zulham mengaku ingin menyusul teman-temannya bekerja di Jepang sebagai perawat melalui program kerja sama antarpemerintah (G to G) Indonesia yang dilaksanakan oleh BNP2TKI dan pemerintah Jepang. "Saya ingin sekali bekerja di sana. Orangtua saya telah memberi izin dan sangat mendukung bekerja di luar negeri," tuturnya.

Kepala BNP2TKI mengatakan ada perubahan mendadak bagi peserta yang mengikuti tes karena tidak mendapatkan rumah sakit. BNP2TKI sudah memprotes hal tersebut. Sekarang sebelum dilatih calon perawat yang akan bekerja di Jepang sudah mendapatkan rumah sakitnya.

"Saya berkeyakinan orang Indonesia lebih hebat dari perawat-perawat negara lainnya. Ini terbukti setiap tes, perawat Indonesia selalu lebih unggul dari perawat negara lain," katanya.

Jumhur mengatakan tidak usah khawatir jika ingin bekerja di luar negeri. Saat ini banyak perawat Indonesia bekerja di luar negeri dan memiliki gaji yang besar. "Orang yang menjadi perawat di luar negeri sukses dan tidak usah takut jika ingin bekerja di luar negeri," tuturnya. (hpp/b)

 
Berita Populer

  photography: affandi, herry hidayat, joko, dwi hartanto - webdesign: ayahyaweb.com