RSS Berita BNP2TKI
Berlangganan berita BNP2TKI via FeedBurner...

BNP2TKI Mendorong Kemudahan Sistem Pembiayaan Penempatan TKI

Cetak
Selasa, 04 September 2012 18:35



KUR TKI Kredit pembiayaan TKI Ricky Adriansjah
Kasubdit Kerjasama Antarlembaga Keuangan dan Lembaga Nonkeuangan Direktorat Pemberdayaan BNP2TKI Ricky Adriansjah

Jakarta, BNP2TKI, Selasa (4/9) – BNP2TKI senantiasa mendorong kemudahan sistem pembiayaan (cost structure) untuk calon TKI karena tidak semua calon TKI memiliki cukup biaya untuk berangkat bekerja ke luar negeri.

“Pemberian kemudahan pembiayaan merupakan tindak lanjut dari program Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk TKI yang telah dicanangkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Surabaya pada 15 Desember 2010 lalu,” kata Kasubdit Kerjasama Antarlembaga Keuangan dan Lembaga Nonkeuangan Direktorat Pemberdayaan BNP2TKI Ricky Adriansjah di ruang kerjanya di Jakarta, Selasa (4/9).

Ricky Adriansjah menegaskan ihwal pembiayaan penempatan TKI ini, terkait dikeluarkannya peraturan Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat mengenai sistem pembiayaan calon TKI/TKI Singapura, Hong Kong, dan Macau. Peraturan Kepala BNP2TKI itu untuk memberikan kemudahan bagi calon TKI yang hendak bekerja ke luar negeri tetapi tidak cukup biaya.

Terkait sistem pembiayaan untuk calon TKI, Kepala BNP2TKI telah menerbitkan tiga peraturan. Pertama, Peraturan Kepala BNP2TKI Nomor : Per 003/KA/I/2012 tertanggal 24 Januari 2012 mengenai pembiayaan penempatan calon TKI/TKI Singapura. Pembiayaan penempatan untuk calon TKI Singapura sebesar Rp 10.933.000. TKI dikenai beban pengembalian setelah ditambah bunga dan biaya administrasi sebesar Rp 14.336.000 (asumsi nilai tukar 1 Dolar Singapura sebesar Rp 7.000) yang dicicil dengan cara potong gaji selama 8 bulan. Sedangkan pembiayaan penempatan untuk mantan TKI Singapura sebesar Rp 5.448.000, dan TKI dikenai beban pengembalian sebesar Rp 7.168.000 yang dicicil dengan cara potong gaji selama 8 bulan.

Kedua, Peraturan Kepala BNP2TKI Nomor : Per 02/KA/I/2012 tertanggal 24 Januari 2012 mengenai pembiayaan penempatan untuk mantan TKI Hong Kong sebesar Rp 5.911.000. TKI dikenai beban pengembalian setelah ditambah bunga dan biaya administrasi sebesar Rp 6.804.600 (asumsi nilai tukar 1 Dolar Hong Kong sebesar Rp 1.100) yang dicicil dengan cara potong gaji selama 6 bulan. Sedangkan untuk pembiayaan penempatan calon TKI Hong Kong,mengacu pada Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja (Dirjen PPTK) Nomor Kep.186/PPTKI/VII/2008 tertanggal 10 Juli 2008 sebesar Rp 15.688.000. TKI dikenai beban pengembalian setelah ditambah bunga dan biaya administrasi sebesar Rp 18.051.000 yang dicicil dengan cara potong gaji selama 6 bulan.

Ketiga, Peraturan Kepala BNP2TKI Nomor : Per 07/KA/II/2012 tertanggal 28 Pebruari 2012 mengenai pembiayaan penempatan calon TKI Macau. Pembiayaan penempatan untuk calon TKI Makau sebesar Rp 12.243.000. TKI dikenai beban pengembalian setelah ditambah bunga dan biaya administrasi sebesar Rp 14.080.500 (asumsi nilai tukar 1 MOP sebesar Rp 1.050) yang dicicil dengan cara potong gaji selama 6 bulan. Sedangkan pembiayaan penempatan untuk mantan TKI Makau sebesar Rp 4.903.000, dan TKI dikenai beban pengembalian sebesar Rp 5.638.500 yang dicicil dengan cara potong gaji selama 6 bulan.

Keputusan Menakertrans

Terkait pembiayaan penempatan calon TKI, Menakertrans Muhaimin Iskandar menerbitkan dua keputusan. Pertama, Keputusan Menakertrans Nomor 588 Tahun 2012 tertanggal 25 Juli 2012 mengenai pembiayaan penempatan untuk calon TKI Singapura asal Jawa sebesar Rp 12.647.000 dan untuk calon TKI Singapura asal luar Jawa sebesar Rp 13.788.000. Keputusan Menakertrans tersebut berlaku sejak tanggal dikeluarkannya.

Dari Keputusan Menakertrans tersebut, BNP2TKI meminta pada perbankan memberlakukan cicilan dengan cara potong gaji selama 8 bulan yang ditemukan setelah ditambah bunga dan biaya administrasi sebesar Rp 15.680.000 untuk calon TKI Singapura asal Jawa, dan sebesar Rp 17.136.000 untuk calon TKI Singapura asal luar Jawa. Sedangkan terkait pencicilan untuk calon TKI Singapura ini, kata Ricky, mulai diberlakukan per 1 September 2012.

Kedua, Keputusan Menakertrans Nomor 98 Tahun 2012 tertanggal 24 Mei 2012 mengenai pembiayaan penempatan untuk calon TKI Hong Kong sebesar Rp 14.780.400, berlaku per 1 Juli 2012 dan tidak mengatur mengenai beban biaya pengembalian oleh TKI.BNP2TKI kemudian meminta pada perbankan memberlakukan cicilan dengan cara potong gaji selama 6 bulan yang ditemukan setelah ditambah bunga dan biaya administrasi sebesar Rp 16.711.200 untuk calon TKI Hong Kong.***(mam/b)

 
Berita Populer

  photography: affandi, dwi hartanto - webdesign: ayahyaweb.com