RSS Berita BNP2TKI
Berlangganan berita BNP2TKI via FeedBurner...

BNP2TKI Terus Lakukan Sidak

Cetak
Selasa, 16 Oktober 2012 18:58



Dirpamwas BNP2TKI Brigjen Pol Bambang Purwanto terus melakukan sidak operasi pencegahan TKI ilegal PPTKIS memastikan kegiatan penempatan TKI sesuai aturan | sidak, tki, pptkis, Bambang Purwanto, penempatan tki
Dirpamwas BNP2TKI Brigjen Pol Bambang Purwanto

Jakarta, BNP2TKI, Selasa (16/10) -Direktorat Pengamanan dan Pengawasan (Dirpamwas) BNP2TKI terus melakukan inspeksi mendadak (sidak) operasi pencegahan TKI ilegal ke Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) untuk memastikan kegiatan penempatan TKI sesuai aturan.

"Sistem yang sudah dikeluarkan BNP2TKI harus dilaksanakan dengan perekrutan yang benar dimulai dari pendaftaran di dinas tenaga kerja daerah. Kalau TKI sehat, katakan sehat, dan TKI dilatih sesuai dengan kemampuan yang diminta pengguna," kata Dirpamwas BNP2TKI Brigjen Pol Bambang Purwanto di Jakarta, Selasa (16/10).

"Kami akan melakukan perlindungan TKI sejak hulu, karena sumber permasalahan TKI berawal dari hulu sehingga mereka ditempatkan sebagai TKI yang berkualitas dan bermartabat," katanya menambahkan.

Menurut dia, masih banyak PPTKIS yang tidak melakukan prosedur penempatan sesuai ketentuan seperti ketentuan pelatihan, kesehatan dan asuransi "Jangan sampai TKI dilatih menjadi pembantu ternyata di negara penempatan mereka bekerja menjadi tukang kebun. Kalau sakit yang bilang sakit, jangan sampai dibilang sehat," katanya.

Dirpamwas menegaskan hal tersebut berkaitan dengan perkembangan kasus inspeksi mendadak yang dipimpin oleh petugas BNP2TKI Kombes Suyanto terhadap PT Mitra Sinergi Sukses pada Rabu (10/10) lalu. Dalam sidak di PPTKIS tersebut BNP2TKI menemukan pelanggaran berupa 9 TKI di bawah umur. Saat ini pelanggaran pidana oleh PPTKIS tersebut diserahkan kepada Polresta Malang, sedang penindakan administrasi dilakukan oleh Dirpamwas BNP2TKI. "Kami sudah meminta kepada Direktorat Penyiapan dan Pelayanan Pembekalan Pemberangkatan untuk menghentikan sistem komputerisasi TKI (Sisko-TKLN) sehingga PPTKIS tersebut tidak bisa menempatkan TKI lagi," katanya.

Sidak yang dilakukan oleh 9 orang Tim BNP2TKI itu berlangsung di penampungan PT Mitra Sinergi Sukses beralamat di Jl Kartini No 25 Malang Jawa Timur. Di antara ratusan calon TKI yang ada di penampungan ditemukan 9 TKI di bawah umur. "Ini jelas jelas pelanggaran pasal 103 ayat 1 huruf c UU No 39/tahun 2004," jelas Bambang.

Tim Dirpamwas BNP2TKI kini sudah menyerahkan berkas kasus tersebut untuk diproses pidana kepada Polresta Malang. Sedangkan untuk biaya pemulangan 9 calon TKI tersebut, Dirpamwas bekerjasama dengan IOM (International Organization for Migration). Kita sudah tidak memiliki dana pemulangan sehingga harus bekerjasama dengan IOM untuk memulangkan mereka," kata Bambang.

"Kami secara tertulis juga akan mengirim surat kepada Kemnakertrans untuk mencabut SIPPTKI (Surat Izin Pelaksana Penempatan TKI), karena pelanggaran yang dilakukan oleh PT Mitra Sinergi Sukses," kata Bambang.

Adapun 9 calon TKI di bawah umur yang dipulangkan terdiri atas tujuh orang asal Malang yakni Siska Andini (17 tahun), Melani (17 tahun), Fatrikayanti (19 tahun), Izzatul Habibah (18 tahun), Chusnul Khotimah (18 tahun), Siska Yuni S (19 tahun), dan Tri Tulyatin (19 Tahun) asli Malang, seorang asal Banyuwangi yakni Siti Umailah (19 tahun), dan seorang lagi asal Bima yakni Agustiningsih (18 tahun). (toh/zul/b)

 
Berita Populer

  photography: affandi, dwi hartanto - webdesign: ayahyaweb.com