RSS Berita BNP2TKI
Berlangganan berita BNP2TKI via FeedBurner...

Gubernur Banten Buka Temu Wicara dan Ekspo TKI Purna BNP2TKI 2012

Cetak
Rabu, 24 Oktober 2012 14:56



expo tki purna banten expo tki purna banten
Sambutan Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat dalam acara kegiatan Temu Wicara dan Ekspo Pemberdayaan TKI Purna asal Banten (lihat berita foto).

Serang, BNP2TKI (24/1) Gubernur Banten Ratu Atut Choisiyah memberikan appresiasi, penghargaan dan menyambut positif pelaksanaan kegiatan Temu Wicara dan Ekspo Pemberdayaan TKI Purna asal Banten yang diadakan oleh BNP2TKI tahun 2012.

Pernyataan itu diberikan pada saat Gubernur memberikan sambutan pembukaan pada acara Temu Wicara dan Ekspo TKI Purna di Alun-Alun Barat Serang, Rabu (24/10).

Kedatangan Gubernur bersama Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat itu disambut dengan ucapan Shalawat Nabi Muhammad SAW, tarian tradisional dan hiburan atraksi pemukulan beduk.

Kegitan ini dihadiri oleh 350 Calon TKI, 30 stand TKI Purna terdiri dari 20 stand TKI Berusaha, stand BP3TKI Serang, Bank Mandiri, Bank BNI, BRI dan Bank China Trust, Konsorsium Asuransi, PPTKIS, Asosiasi Pengusaha Pemulangan TKI (APPTKI).

Sejumlah pejabat BNP2TKI hadir seperti Deputi Perlindungan Lisna Y Poeloengan, Direktur Pemberdayaan Arini Rahyuwati, Direktur Mediasi dan Advokasi Teguh Hendro Cahyono, Direktur Pelayanan Pengaduan Christofel de Haan dan Kepala BP3TKI Serang Sumardik.

Menurut Atut, konstribusi TKI Banten ini telah memberikan hasil luar biasa significan kepada keluarganya. Diakuinya ada kenaikan income perkapita Banten dari konstribusi remitansi TKI selama ini.

"Jujur, saya luar biasa memiliki kebanggaan akan konstribusi 57.806 TKI Banten selama 3 tahun terhadap kesejahteraan keluarga dan bangsanya," ujar Atut.

Ia mengharapkan para wirausaha TKI ini bisa memanfaatkan forum ekspo ini dengan berdialog dengan perbankan. Meski tidak lagi bekerja di luar negeri para TKI Purna ini masih bisa memberikan konstribusi bagi keluarga dan bisa merekrut tenaga kerja menganggur di desa-desa.

Ekspo ini, kata Atut merupakan jalan untuk terus eksis usaha anda dalam memberikan potensi ekonomi lokal.

Ia berjanji, akan terus melakukan pembadayaan bekerjasa dengan disnakertrans Banten berupa pelatihan, pembinaan UMKM untuk peningkatan produksinya agar lebih baik.

Atut juga menyampaikan kepada Jumhur, bahwa Oktober lalu, Banten sudah berusia 12 tahun. Diakui banyak kemajuan melalui pembukaan industri dan akses bagi perluasan kesempatan kerja ke luar negeri.

Kepada Kepala BP3TKI Serang, Sumardik, ia meminta terus tingkatkan koordinasi dan sinergi agar TKI Banten memiliki kompetensi dan disalurkan secara legal. Karena kalau ilegal akan berdampak negatif bagi masyarakat luas.

Kepada para TKI yang akan berangkat ke Brunei dan Myanmar, Atut berpesan agar persiapkan diri lebih baik, niat ikhlas dan tingkatkan ibadah selama di luar negeri serta hindari kegiatan yang merugikan diri sendiri. Jika menemui masalah segera berkoordinasi dengan perwakilan kita di luar negeri.

Ia berharap penderitaan warga Banten seperti diberitakan sejumlah media ke depan tidak akan terulang.

"Jujur saya sedih ditinggalkan anda tapi demi kesejahteraan keluarga saya harus relakan," gugah Atut.

Ekpo TKI Purna BNP2TKI 2022 ini dihadiri para TKI Berusaha dari Provinsi Banten, DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat, dan Provinsi Yogyakarta. Aneka produk mulai dari panganan, kerajinan dan jasa dipamerkan pada ajang Ekspo yang berlangsung selama satu hari penuh.

 
Berita Populer

  photography: affandi, herry hidayat, joko purwanto, dwi hartanto - webdesign: ayahyaweb.com