RSS Berita BNP2TKI
Berlangganan berita BNP2TKI via FeedBurner...

Ribuan TKI PLRT Tidak Terdata di KBRI Singapura

Cetak
Jumat, 07 Desember 2012 16:06



plrt ribuan tki tidak terdata kbri singapura sukmo yowono
Jakarta, BNP2TKI, Jumat (7/12) - Ribuan TKI Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) tidak diketahui keberadaanya oleh KBRI Singapura.Demikian dikatakan Konsuler KBRI Singapura. Sukmo Yuwono di sela-sela Rapat Koordinasi BNP2TKI Tahun 2012 Wilayah Perbatasan di Batam, Jumat (7/12).

Menurut Sukmo, keberadaan TKI PLRT tak berdokumen resmi ini sudah lama terjadi. Umumnya, mereka berangkat melalui embarkasi Batam. Selain berasal dari NTT, para TKI yang umumnya wanita ini datang juga dari Jawa Barat dan Jawa Timur.

"Jumlahnya sekitar 160.000 orang," ungkap Sukmo.

Keberadaan mereka baru diketahui pihak kedutaan ketika mereka memperpanjang masa berlaku paspor. Syarat memperpanjang paspor harus ada kontrak kerja dan dokumen pendukung lain. Jadi, dari itu terlihat bahwa mereka datang tanpa melalui Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS).

Sukmo menuturkan, karena tidak melalui prosedur legal maka perlindungannya menjadi sangat sulit. Diakuinya, meski tanpa asuransi ketika mereka berangkat ke Singapura, namun pemerintah Singapura mewajibkan setiap TKI PLRT yang bekerja harus dibayarkan asuransinya oleh majikan.Di Singapura, ada kewajiban setiap memperbarui kontrak kerja, majikan harus membayar asuransi pekerja kepada labour department setempat.

"Para TKI yang sudah diperpanjang kontrak kerjanya kami berikan KTKLN," paparnya.

Bersama pemerintah Singapura, KBRI kini menggiring para majikan agar membuat kontrak kerja kepada mekanisme perekrutan melalui agensi di Singapura bekerja sama dengan PPTKIS.

Sukmo mengapresiasi Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Indonesia (Sisko-TKLN) BNP2TKI.

"Online system BNP2TKI sangat membantu perlindungan TKI PLRT," katanya.

Soal gaji, Sukmo menegaskan kini skema gaji yang baru ditetapkan KBRI sebesar 450 dolar Singapura per bulan. Sebelumnya mereka hanya digaji 350 dolar Singapura. Pemerintah telah menetapkan Cost Structure (biaya penempatan) sebesar 2040 dolar Singapura dengan masa potongaan gaji selama 8 bulan. Setelah dipotong, para TKI ini masih memiliki uang sebesar 170 dolar. Cost Structure ini dijalankan dengan menggandeng perbankan yang telah ditetapkan pemerintah.

Data KBRI Singapura mencatat sejak Juni hingga November 2012 sudah ada 3.500 TKI PLRT yang masuk secara berdokumen.(zul/toh/b)

 
Berita Populer

  photography: affandi, dwi hartanto - webdesign: ayahyaweb.com