RSS Berita BNP2TKI
Berlangganan berita BNP2TKI via FeedBurner...

Mantan TKI Edy Gunawan Usaha Bengkel Mobil

Cetak
Rabu, 16 Januari 2013 15:17



Setelah beberapa bulan di Pontianak, Edy mendapatkan pekerjaan di perusahaan kayu. Dia menjabat sebagai kepala logistik
 
''Saya menangani AC mobil. Gaji yang saya terima 320 Ringgit, kalau dirupiahkan hanya Rp700.000,'' katanya soal pekerjaannya di negeri jiran.

Ia tidak begitu memperhitungkan gaji karena ingin mendapatkan ilmu dari pekerjaan di bengkel itu.

Saat lulus dari SMA Santo Petrus Pontianak pada 2002, ia sudah mempersiapkan diri menjadi TKI di AS namun kandas karena situasi keamanan yang sangat ketat di AS saat terhadap imigran asing menyusul serangan teroris ke Gedung WTC di New York pada 11 September 2001.

Ia mencoba mengadu nasib mencari kerja di Jakarta. Singkat cerita, katanya seperti dikutip dari surat kabar Rakyat Kalbar edisi Minggu (13/1), Edy sempat bekerja menjadi sales di perusahaan MW. ''Saya hanya setahun bekerja di sana dan kembali ke Pontianak,'' katanya.

Setelah beberapa bulan di Pontianak, Edy mendapatkan pekerjaan di perusahaan kayu. Dia menjabat sebagai kepala logistik. Waktu itu gajinya sebulan Rp1 juta tetapi tempat kerjanya jauh dari pemukiman warga sehingga dia hanya mampu bekerja selama empat bulan.

Edy kemudian diajak keluarganya bekerja di Malaysia. Waktu itu dia belum tahu apa-apa. Di Malaysia, Edy bekerja sebagai juru masak, kemudian menjadi mekanik di bengkel AC mobil.

''Luar biasa sibuknya dan memang bekerja keras. Tapi saya ikhlas apa yang saya kerjakan,'' katanya. Pengalaman bekerja di bengkel mobil itu bisa dijadikan modal mewujudkan keinginannya memiliki usaha bengkel mobil sendiri.

Pada saat memulai membuka usaha bengkel mobil, Edy pun menyadari modalnya tidak sedikit. Selain itu, belum tentu usaha yang digeluti bisa besar dan sukses. ''Saya bermodalkan kegigihan bekerja dan berdoa, serta yakin berhasil dan besar,'' katanya.

Penghasilan selama bekerja di Malaysia dijadikan modal usaha membuka bengkel Istana Mobil di Jalan Ahmad Dahlan, Pontianak.

Selain sukses mengelola bengkel, ayah satu anak itu juga mengembangkan warung makan Pecel Lele Cabang 63 Jakarta di Jalan Juanda Pontianak.(mam/b)

 
Berita Populer

  photography: affandi, dwi hartanto - webdesign: ayahyaweb.com