RSS Berita BNP2TKI
Berlangganan berita BNP2TKI via FeedBurner...

Komisi IX DPR Desak BNP2TKI Basmi Premanisme dan Calo TKI

Cetak
Kamis, 31 Januari 2013 20:21



DPR RI Komisi IX desak BNP2TKI melakukan penertiban pelayanan TKI membasmi calo TKI memberantas premanisme pemulangan TKI ke daerah asal
foto dokumentasi

Komisi IX DPR RI mendesak BNP2TKI untuk melakukan penertiban pelayanan TKI dan membasmi calo TKI serta memberantas premanisme pemulangan TKI ke daerah asal.

Bentuk ''premanisme'' tersebut di antaranya berupa pengutipan jasa transportasi di luar ketentuan yang berlaku, dan pemaksaan penukaran uang pada money changer yang berada di counter dalam gedung Balai Pelayanan Kepulangan (BPK) TKI Selapajang, Tangerang, Banten. Demikian salah satu butir kesimpulan dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX DPR RI dengan Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat di Jakarta, Kamis (31/1).

RDP dipimpin Wakil Ketua Komisi IX DPR Irgan Chairul Mahfidz dari Fraksi PPP. Turut hadir mendampingi Kepala BNP2TKI adalah, Sekretaris Utama Edy Sudibyo, Deputi Kerjasama Luar Negeri dan Promosi Endang Sulistyaningsih, Deputi Bidang Penempatan Ade Adam Noch, dan Deputi Bidang Perlindungan Lisna Yoeliani Poeloengan, beserta jajaran pebajat BNP2TKI lainnya.

Dalam RDP itu Komisi IX DPR RI juga mendesak Kepala BNP2TKI untuk segera mengganti petugas pendataan pria diganti dengan petugas pendataan perempuan, serta memberikan kemudahan pada pelayanan kepulangan TKI secara mandiri.

Kepala BNP2TKI menyampaikan mengenai hasil evaluasi kinerja BNP2TKI 2012, rencana strategis (Renstra) BNP2TKI tahun 2013 – yang meliputi target capaian, sasaran, serta program prioritas, termasuk di antaranya program PAP, penerbitan Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN) dan penyelesaian kasus-kasus TKI di luar negeri yang masih belum optimal untuk meningkatkan perlidnungannya.

Komisi IX DPR juga meminta BNP2TKI untuk meningkatkan sosialisasi perlindungaan TKi di luar negeri dan promosi penempatan TKI, khususnya di negara-negara penempatan non tradisional sesuai dengan target, sasaran dan program prioritas, rencana strategis BNP2TKI tahun 2013 terkait sinergitas dan koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, Kemenakertrans RI pasca terbitnya Permenakertrans Nomor 16 tahun 2012 tentang Tata Cara Kepulangan TKI dari Negara Penempatan Secara Mandiri ke Daerah Asal dan instansi terkait lainnya.

Komisi IX DPR RI juga mendesak BNP2TKI mengambil kebijakan temasuk langkah-langkah konkrit dan terobosan sesuai dengan ketentuan peraturan perudang-undangan yang berlaku dalam rangka mempermudah TKI dalam memperoleh pelayanan penempatan dan pemulangan, akses rekrut dan pendataan online, informasi kerja serta pembinaan dan peengawasan lembaga penempatan.

Lebih lanjut, Komisi IX DPR akan mengagendakan RDP dengan Dirjen Protokoler dan Konsuler Kemenlu RI dengan BNP2TKI terkait pembahasan pembuatan KTKLN TKI di setiap Perwakilan RI di luar negeri.

Merespon Positif

Terkait permintaan Komisi IX DPR kepada BNP2TKI untuk mengganti petugas pendataan pria diganti dengan perempuan, Kepala BNP2TKI Moh Jumhur Hidayat merespon positif. Jumhur optimistis, bahwa langkah ini akan mengurangi citra negatif yang ada di terminal 2 kedatangan TKI di Bandara Soekarno – Hatta. Langkah ini bisa dilaksanakan dalam waktu dekat. "Mungkin lebih sopan dengan petugas pendataan perempuan," katanya.

"Tetapi kalau premanisme nggak bisa jamin sebab, Bandara Soekarno '' Hatta 'kan bukan wilayah saya, kewenangannya ada pada Angkasa Pura. Kita selalu koordinasi," kata Jumhur.

Diperkirakan, petugas pendataan TKI di bandara dari BNP2TKI yang akan diganti berjumlah 16 orang, termasuk pimpinannya. Selain mengganti petugas, BNP2TKI juga sedang mengevaluasi mengenai pendataan TKI ini untuk dihilangkan atau tidak, agar di kemudian hari tidak ada menimbulkan peluang adanya premanisme terhadap TKI.

Permenakertrans Nomor 16/2012 tentang Tata Cara Pemulangan TKI disebutkan bahwa TKI bisa pulang langsung tanpa perlu didata. Langkah itu dilakukan Menakertrans Muhaimin Iskandar untuk menghindari diskriminasi pada TKI. (mam /ars/b)

 
Berita Populer

  photography: affandi, dwi hartanto - webdesign: ayahyaweb.com