RSS Berita BNP2TKI
Berlangganan berita BNP2TKI via FeedBurner...

Karo Kepegawaian: Jadilah Pelayan TKI yang Baik

Cetak
Jumat, 08 Maret 2013 10:18



Remitansi dikirim inilah sebagai digunakan membayar gaji PNS BNP2TKI, Herry Hidayat
Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian BNP2TKI Herry Hidayat

Cisarua, BNP2TKI, Jumat (8/3) - Pemerintah, khususnya pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan BNP2TKI memberi apresiasi yang tinggi terhadap jerih payah keringat TKI di luar negeri yang telah mengirimkan devisanya kepada bangsa dan negara. Dari remitansi yang dikirim inilah sebagai digunakan untuk membayar gaji PNS BNP2TKI.

"Kita harus menjadi pelayan TKI yang baik. Kita hidup dari jerih payah mereka," gugah Kepala Biro Organisasi dan Kepegawaian BNP2TKI Herry Hidayat saat Bimbingan Teknis Pemetaan Potensi Tenaga Kerja Luar Negeri (TKLN) yang diadakan oleh Direktorat Pemetaan dan Harmonisasi Kualitas TKLN di Cisarua, Jawa Barat, Kamis (7/3).

Menurut Herry, sebagai abdi negara PNS sudah diberikan aturan yang jelas oleh negara. Dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 42 Tahun 2004 tentang Pembinaan Jiwa Korps dan Kode Etik PNS disebutkan bahwa disiplin PNS adalah kesanggupan PNS untuk menaati kewajiban dan menghindari larangan yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan dan/atau peraturan kedinasan yang apabila tidak ditaati atau dilanggar hukuman disiplin.

Herry mengingatkan, pelangaran disiplin adalah setiap ucapan, tulisan atau perbuatan PNS yang tidak menaati kewajiban dan/ atau melanggar larangan ketentuan disiplin PNS.

Karena itu kepada Kasi Kelembagaan dan Penyebarluasan Program dan Operator atau staff yang membidanginya pemetaan tenaga kerja luar negeri (TKLN) Herry meminta agar menaati aturan yang berlaku, larangan mendukung Capres/Cawapres dan anggota legislatif (DPR, DPRD dan DPD).

"Untuk menjadi anggota parpol dan dicalonkan sebagai calon gubernur anda harus melepas jabatan dan lapor ke atasan," katanya.

Terkait disiplin, Herry menegaskan BNP2TKI sudah memberhentikan 4 PNS di pusat dan daerah karena melanggar disiplin PNS.

Ia menambahkan, untuk semua angkatan 1, 2 dan 3 harus mengikuti Bimtek Pengantar Kerja Luar Negeri. Jika ada yang tidak ikut Bimtek ini maka kenaikan pangkat berikutnya tidak akan diproses. Bimtek ini dilakukan karena masih kurangnya pemahaman PNS baru soal pengantar kerja ini.

Herry menuturkan, di BNP2TKI kini akan banyak kekosongan jabatan di tingkat eselon. Karena itu banyak jabatan eselon III dan IV yang dibuka bagi seluruh di Indonesia yang berminat mengisi jabatan itu. Bahkan. Untuk eselon I pun sudah dibuka untuk umum.

"Peluang anda untuk naik pangkat terbuka. Karena itu bekerjalah dengan baik, dispin, hormati senioritas, dan banyak belajar karena masyarakat berhak mendapat pelayanan terbaik anda," gugah Herry. (zul/toh/b)

 
Berita Populer

  

  photography: affandi, dwi hartanto - webdesign: ayahyaweb.com