RSS Berita BNP2TKI
Berlangganan berita BNP2TKI via FeedBurner...

BP3TKI Denpasar Tunda Layanan PPTKIS Terduga Penipu Calon TKI Bali

Cetak
Senin, 18 Maret 2013 22:32



Tunda Layanan PPTKIS Terduga Penipu Calon TKI Bali
Calon TKI Bali yang gagal berangkat ke Eropa dan Canada (foto: Rohmat/ist).

Jakarta, BNP2TKI, Senin (18/3) - Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Denpasar, Bali, menjatuhkan sanksi tunda layanan terhadap PT Reka Wahana Mulia. Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) yang beralamat di Jalan Jempiring 21 Denpasar itu diduga menipu puluhan calon TKI Bali hingga miliaran rupiah.

Kepala BP3TKI Kota Denpasar I Wayan Pageh pertelepon dari Jakarta, Senin (18/3) mengatakan, sejak 2 Agustus 2012 lalu pihaknya telah melakukan tunda layanan terhadap PT Reka Wahana Mulia. Berdasarkan pengaduan calon TKI bahwa PPTKIS tersebut telah menjanjikan puluhan calon TKI asal Bali bakal dipekerjakan di beberapa perusahaan pengolahan daging di Eropa, termasuk Canada. Namun janji tersebut tidak kunjung dipenuhi hingga para korban melaporkan kasusnya ke polisi.

Wayan Pageh mengatakan, disamping itu BP3TKI Kota Denpasar juga telah mengajukan permohonan kepada Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) yang mengeluarkan Surat Izin Usaha Pengusaha (SIUP) agar jaminan uang sebesar Rp 500 juta dari PPTKIS tersebut ditarik dan dibagikan kepada calon TKI yang telah ditipunya sebagai pengembalian uang mereka. "Tetapi sayangnya sampai saat ini belum ada tanggapan dari Kemenakertrans. Kami berharap proses itu bisa secepatnya ditindak lanjuti," ujarnya.

Wayan Pageh menambahkan, pihaknya juga mendorong kasus penipuan calon TKI Bali ini diselesaikan secara hukum melalui proses pidana, dan berharap Polda Bali bisa segera memproses kasus tersebut.

Lapor LBH

Sebanyak 52 calon TKI Bali yang merugi hingga miliaran rupiah itu, selain mengadukan masalahnya ke BP3TKI Kota Denpasar, juga melaporkan kasusnya ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bali. Wayan Suardipa (42 tahun), seorang perwakilan calon TKI mengatakan, ada dua PPTKIS yang telah melakukan penipuan, yaitu PT Reka Wahana Mulia yang beralamat di Jalan Jempiring 21 Denpasar, dan PT Fortune Bali Cemerlang di Jalan Tukad Badung 111, Denpasar.

Suardipa sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak yang berwajib. Pasalnya, para calon TKI yang dijanjikan berangkat ke Canada pada April 2012 lalu, sudah berulang kali meminta perusahaan mengembalikan uang mereka tetapi tidak kunjung ada kejelasan. Rata-rata calon TKI sudah menyetorkan uang sebesar Rp20 juta hingga Rp30 juta ke PPTKIS tersebut.

"Kami dijanjikan untuk dipekerjakan ke Canada pada bulan April 2012 namun sampai saat ini, tidak kunjung diberangkatkan sehingga kami melaporkan kasus ini ke polisi," ujar Wayan Suardipa (42) yang telah meminta pendampingan hukum ke LBH Bali, Kamis (14/3) lalu.

Suardipa menjelaskan sebelum membawa kasus tersebut ke ranah hukum, mereka telah mengadu ke BP3TKI Kota Denpasar dan Disnaker Provinsi Bali. Namun tidak membuahkan hasil, uang yang sudah mereka setor tidak bisa ditarik kembali.

Ditambahkannya, Dinasker Provinsi Bali menyarankan para calon TKI tersebut membawa masalahnya ke Kemnakertrans, mengingat dua perusahaan tersebut terdaftar sebagai pengerah TKI. "Kalau dibawa ke Kemenakertrans biar ada kewajiban dari pemerintah pusat untuk mengembalikan dana-dana para calon TKI yang telah disetor ke PPTKIS itu," kata calon TKI asal Kecamatan Plaga Kabupaten Badung ini.

Kecemasan para calon TKI lantaran tidak ada kepastian kapan dana mereka bisa dikembalikan padahal sebagian besar uang mereka didapat dari pinjaman bank dan dari pihak lain.(mam/b)

 
Berita Populer

  photography: affandi, herry hidayat, joko purwanto, dwi hartanto - webdesign: ayahyaweb.com