RSS Berita BNP2TKI
Berlangganan berita BNP2TKI via FeedBurner...

Dari 312 Pengaduan, 66 Klaim Asuransi TKI yang Disetuji Konsorsium

Cetak
Rabu, 08 Mei 2013 07:30



Koordinator Crisis Center BNP2TKI Henry Prayitno
Koordinator Crisis Center BNP2TKI Henry Prayitno

Jakarta, BNP2TKI, Selasa (07/05) - Perusahaan asuransi penjamin jasa tenaga kerja Indonesia (TKI) Konsorsium Asuransi Proteksi TKI selama 15 bulan (dari Januari 2012 - Maret 2013) menyetujui 66 klaim asuransi dari TKI. Selama 15 bulan itu terdapat 312 jumlah klaim asuransi TKI yang masuk dalam pengaduan Crisis Center BNP2TKI - 298 pengaduan dari Januari sampai Desember 2012 dan 14 pengaduan dari Januari sampai Maret 2013.Demikian disampaikan Koordinator Crisis Center BNP2TKI Henry Prayitno pertelepon saat berada di Indramayu, Selasa (07/05). Henry mengatakan, selama 15 bulan terdapat 312 jumlah klaim asuransi TKI yang masuk dalam pengaduan Crisis Center BNP2TKI dan kemudian diteruskan kepada perusahaan jasa Konsorsium Asuransi Proteksi TKI selaku penjamin dan penanggungjawab asuransi TKI.

Henry mengatakan, bahwa peran yang dilakukan Crisis Center BNP2TKI didalam menangani permasalahan pengaduan klaim asuransi TKI ini adalah sebatas memfasilitasi. Perihal asuransi TKI berikut perusahaan jasa penjaminnya, yakni perusahaan Konsorsium Asuransi Proteksi TKI, sepenuhnya diatur Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans). "Mengenai pengaduan klaim asuransi TKI yang masuk ke Crisis Center BNP2TKI ini diteruskan kepada pialang maupun Konsorsium Asuransi Proteksi TKI," kata Henry.

Didalam bedah kasus yang dihadiri perwakilan PT Paladin (selaku pialang) dan perwakilan Konsorisum Asuransi Proteksi TKI pada akhir April lalu, diketahui dari 312 jumlah klaim asuransi TKI tersebut ada 66 klaim disetujui, 13 ditolak, 18 masih dalam proses, 15 doubel nama. Sedangkan 200 klaim asuransi TKI lainnya belum diinformasikan.

Untuk memudahkan dan mendekatkan pelayanan pengaduan terkait klaim asuransi TKI bermasalah yang ditangani perusahaan jasa Konsorsium Asuransi Proteksi TKI dan Pialang, BNP2TKI telah memberikan satu tempat di ruangan Crisis Center. "Selama tahun 2012 lalu penanganan pengaduan terkait klaim asurnasi TKI dapat dimediasi dan ditangani Pialang maupun Konsorsium Asuransi Proteksi TKI," kata Henry Prayitno.

Henry mengatakan, pada pertengahan Januari 2013 lalu petugas dari perusahaan jasa Konsorsium Asuransi Proteksi TKI tidak masuk. Izinnya cuti, namun sampai sekarang mereka tidak lagi ngantor di Crisis Center BNP2TKI. Belakangan diketahui pelayanan klaim asuransi TKI dilakukan di Kantor Paladin di Kompleks Gedung Bidakara, Jakarta Selatan.

Terkait 66 klaim asuransi TKI yang disetujui Konsorsiuam Asuransi Proteksi TKI terbagi dalam kategori di antaranya adalah, TKI mengalami kecelakaan 4 orang, gaji tidak dibayar 9, meninggal dunia di negara tujuan 23, sakit rawat inap 11, tidak punya ongkos pulang 1, pemutusan hubungan kerja sebelum masa perjanjian kerja berakhir 9, pelecehan seksual 1, tindak kekerasan dari majikan 4, TKI hamil dan memiliki anak 3, dan TKI ingin dipulangkan 1.

Permasalahan TKI di negara tujuan penempatan dari 66 klaim asuransi yang disetujui Konsorsium Asuransi Proteksi TKI terbanyak adalah, Arab Saudi sebanyak 25 kasus, Malaysia 12, Uni Emirat Arab (UEA) 7, Qatar 5, Oman dan Singapura masing-masing 4, Suriah 3, serta Bahrain, Taiwan dan Hong Kong masing-masing 1. Sedangkan 3 kasus lainnya tidak disebutkan nama negaranya.

Dalam rekapitulasi bedah kasus yang dihimpun Crisis Center BNP2TKI pada 66 kasus yang disetujui Konsorsium Asuransi Proteksi TKI tersebut diketahui, dari Jawa Barat ada 30 kasus, Nusa Tenggara Barat (NTB) 12 kasus, Jawa Timur dan Jawa Tengah masing-masing 3 kasus, serta Banten 2 kasus. Sedangkan 16 kasus lainnya tidak dikatehui asal daerahnya.***(Imam Bukhori)

 
Berita Populer

  photography: affandi, herry hidayat, joko purwanto, dwi hartanto - webdesign: ayahyaweb.com