RSS Berita BNP2TKI
Berlangganan berita BNP2TKI via FeedBurner...

BNP2TKI Tiga Kali Panggil PT Assami Ananda Mandiri

Cetak
Senin, 20 Mei 2013 10:58



Koordinator Crisis Center BNP2TKI Henri Prayitno
Koordinator Crisis Center BNP2TKI Henri Prayitno

Jakarta, BNP2TKI, Senin (20/05) - BNP2TKI sudah tiga kali memanggil pimpinan PT Assami Ananda Mandiri terkait kabar ‘hilang kontaknya’ Sakiri binti Karsila Karnawi. TKI asal Dusun 02 RT 05/02 Desa Baya Langu Lor, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, ini sempat diberitakan meninggal.

Koordinator Crisis Center BNP2TKI Henri Prayitno ketika ditemui di Jakarta pada Senin (20/05) mengatakan, BNP2TKI sudah tiga kali memanggil pimpinan PT Assami Ananda Mandiri selaku perusahaan jasa Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) yang memberangkatkan Sakiri binti Karsila Karnawi bekerja di bidang Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT). Dalam tiga kali pemanggilan - yaitu : panggilan 1 (30 Novermber 2012), panggilan 2 (19 Desember 2012), dan panggilan 3 (14 Januari 2013) - PPTKIS cukup kooperatif.

Henri menambahkan, didalam mediasi yang dilakukannya, PT Assami Ananda Mandiri yang berlokasi di Jalan Tebet Barat IX No 36 Jakarta Selatan itu menyampaikan, telah bersurat kepada Duta Besar RI di Riyadh, Arab Saudi, terkait permohonan data lengkap Sakiri binti Karsila Karnawi.

Dalam brafax KBRI Riyadh tertanggal 12 November 2012 yang diterima BNP2TKI, lanjut Henri, disampaikan bahwa KBRI telah melakukan penelusuran terkait kasus kematian almarhumah pada data base kasus kematian TKI, namun tidak ditemukan kasus kematian TKI a/n Sakiri binti Karsila Karnawi.

KBRI juga sudah menghubungi majikan - yaitu Tn Samir Mahmud Abdullah Ajinah - pertelepon dan diperoleh informasi bahwa saat ini tidak memiliki TKI bernama Sakiri binti Karsila Karnawi. Dalam percakapan pertelepon itu, disampaikan bahwa pada tiga tahun lalu pernah mendatangkan TKI tersebut, namun karena yang bersangkutan menolak untuk bekerja, kemudian dikembalikan ke Agency Al Mutakhasses. Hanya saja tidak ingat mengenai identitas TKI yang dimaksud.

Henri mengatakan, dalam surat Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri tertanggal 06 Desember 2012 yang diterima BNP2TKI disebutkan, KBRI juga telah melakukan koordinasi dengan agency Al Mutakhasses untuk melacak keberadaan Sakiri binti Karsila Karnawi. Ppada tanggal 30 November 2012 agency menyampaikan bahwa TKI Sakiri binti Karsila Karnawi telah berpindah majikan dan bekerja pada keluarga Azis Abduh Al Syamri di Kota Hail - lebih kurang 700 Km dari Riyadh.

Azis Abduh Al Syamri menginformasikan, bahwa benar TKI Sakiri binti Karsila Karnawi pernah bekerja padanya. Namun yang TKI telah melarikan diri sejak tanggal 01 November 2011. Perihal kaburnya Sakiri binti Karsila Karnawi ini sudah dilaporkan kepada instansi terkait di Arab Saudi, dan sesuai peraturan yang berlaku bahwa majikan sudah tidak bertanggungjawab lagi atas sesuatu yang dilakukan atau yang terjadi pada TKI tersebut.

Dalam surat Ditjen Protkon Kemenlu yang ditandatangani Direktur Perlindungan WNI dan BHI Tatang Budie Utama Razak itu disebutkan, bahwa Direktorat Perlindungan WNI dan BHI bererta KBRI Riyadh akan terus mamantau mngenai keberadaam TKI Sakiri binti Karsila Karnawi. Berikut apabila terdapat perkembangan informasi mengenai TKI tersebut akan disampaikan kepada keluarganya.***(Imam Bukhori)

 
Berita Populer

  photography: affandi, herry hidayat, joko purwanto, dwi hartanto - webdesign: ayahyaweb.com