 |
| Menurut Khaerul, sesuai aturan yang berlaku, petugas money changer hanya diperbolehkan melakukan bisnisnya di dalam kantornya. Petugas money changer dilarang untuk mendatangi, merayu dan memaksa TKI menukarkan uangnya. Kedua orang petugas money changer yang dinonaktifkan itu bernama Ferdian dan Melky T yang bekerja pada perusahaan PT Lufrisindo Misha Perkasa. Sebelum dinonaktifkan, kedua petugas itu sudah diberi teguran dan peringatan terulis. Namun, peringatan itu tidak ditaati keduanya... Terkait upaya menegakkan disiplin terhadap seluruh petugas dan unit usaha di Terminal GPK TKI, Kepala Satuan Pelayanan Kepulangan Terminal Gedung Pendataan Kepulangan (GPK) TKI, AKBP Khaerul Anwar akan mengganti semua kartu identitas yang dikenakan saat ini. |
Kepala SPK, AKBP Khaerul Anwar Non Aktifkan 2 Karyawan Money Changer
Tangerang, BNP2TKI (2/10) Kepala Satuan Pelayanan Kepulangan Terminal Gedung Pendataan Kepulangan (GPK) TKI, AKBP Drs Khaerul Anwar baru-baru ini menonaktifkan 2 orang karyawan petugas money changer yang telah melakukan praktek di luar ketentuan yang telah ditetapkan.
“Disiplin harus ditegakkan. Siapapun yang melanggar ketentuan kami, akan kami tindak,” tegas Khaerul Anwar, Kamis (1/10).
Menurut Khaerul, sesuai aturan yang berlaku, petugas money changer hanya diperbolehkan melakukan bisnisnya di dalam kantornya. Petugas money changer dilarang untuk mendatangi, merayu dan memaksa TKI menukarkan uangnya.
Kedua orang petugas money changer yang dinonaltifkan itu bernama Ferdian dan Melky T yang bekerja pada perusahaan PT Lufrisindo Misha Perkasa. Bahkan, Melky T sudah dipecat oleh perusahaan yang mempekerjakannya. Sebelum diberhentikan, kedua petugas itu sudah diberi teguran dan peringatan terulis. Namun, peringatan itu tidak ditaati keduanya.
“Kita imbau sulit, maka tindakan tegas harus dilakukan,” ujar Khaerul.
Kepala SPK mengakui sangat sulit mengatur 14 gerai pertukaran uang di terminal GPK TKI. Demi mengejar omset, petugas memang ditekan oleh atasannya untuk aktif mendekati dan merayu TKI. Jadi, antara money changer berkompetisi tidak sehat. “Kalau ada saya, mereka tertib. Tapi kalau saya enggak ada, mereka kembali liar berbisnis,” aku Khaerul.
Namun demikian, kepada stafnya, Khaerul selalu meminta laporan tertulis terkait pengawasan terhadap seluruh aktivitas di Terminal GPK. Menurutnya, pengawasan ini kunci utama penegakkan disiplin terhadap seluruh unit yang ada di wilayahnya.
Terkait upaya menegakkan disiplin terhadap seluruh petugas dan unit usaha di Terminal GPK TKI, Kepala SPK akan mengganti semua kartu identitas yang dikenakan saat ini.
“Setiap penggantian kartu identitas, harus melalui persetujuan Kepala SPK,” tegasnya. (zul) |