|
BNP2TKI Pulangkan 237 TKI Bermasalah Riyadh dan Kuwait
Tangerang, BNP2TKI (18/1) - Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) kembali memulangkan 237 TKI bermasalah dari Riyadh dan Kuwait . Pemulangan TKI bermasalah dari Kuwait dan Riyadh ini merupakan tahap ke dua setelah sebelumnya BNP2TKI memulangkan 120 TKI bermasalah dari Riyadh .
Kepala Gedung Pendataan dan Kepulangan (GPK) Selapajang, Tangerang, AKBP Khaerul Anwar mengatakan, pemulangan 237 TKI bermasalah dari Riyadh dan Kuwait ini adalah tahap ke dua dari tiga tahap yang direncanakan.
“237 TKI bermasalah Riyadh dan Kuwait ini memiliki berbagai masalah beragam. Mereka ada yang memiliki masalah di bawah umur, tidak dibayar gajinya, kekerasan, pekerjaan tidak sesuai perjanjina kerja dan pelecehan seksual dan lainnya,” ujar Khaerul di GPK Selapajang, Senin (18/1).
Pemulangan TKI berasalah ini bisa dilakukan setelah proses pengurusan dokumen-dokumen mereka selesai. Bagi TKI yang memiliki masalah di bawah umur, berangkat tidak melalui PT dan menggunakan paspor lawatan, BNP2TKI akan melakukan pemeriksaan dan bekerjasama dengan Bareskrim Polri.
“Sedangkan TKI bermasalalah karena deportasi akan langsung dipulangkan sampai daerahnya,” kata Khaerul seraya menambahkan biaya pemulangan TKI bermasalah itu sepenuhnya ditanggung BNP2TKI.
Ia menuturkan, pemulangan 237 TKI ini hasil kerjasama BNP2TKI dengan Kedutaan Besar RI (KBRI) Saudi Arabia, Menko Kesra dan Departemen Luar Negeri (Deplu), Departemen Sosial (Depsos) dan KBRI Kuwait.
"Biaya pesawat untuk 237 TKI bermasalah ditanggung Deplu. Setelah semua dokumen mereka didata, sebagaian TKI bermasalah itu dibawa ke Rumah Trauma Peduli Center (RTPC), Departemen Sosial (Depsos). Sedangkan yang sakit akan diobati,” paparnya
Ditambahkan Khaerul, sebelum dipulangkan para TKI bermasalah itu telah ditampung di KBRI Riyahd. Mereka tinggal di KBRI Riyadh dan Kuwait selama beberapa bulan sambil menunggu proses pengurusan dokumen selesai.
“Rencananya akan ada gelombang ketiga pemulangan TKI bermasalah dari Riyahd, dan Kuwait . Ini proses pemulangan yang kedua. Sebanyak 170 TKI bermasalah bekerja di Kuwait dan 67 TKI di TKI Riyadh ,” jelasnya. *** (hp) |