PENGUMUMAN PEMBERANGKATAN TKI KOREA TANGGAL 30 NOVEMBER DAN 2 DESEMBER 2015 DAN PEMBERKASAN E-KTKLN SERTA KUR TKI KOREA

24 November 2015 16:41 WIB

PENGUMUMAN
No :   PENG. 555 /PEN-PPP/XI/2015

Diumumkan kepada seluruh TKI ke Korea Program G to G yang akan terbang tanggal 30 November dan 02 Desember 2015 sejumlah 77 orang segera datang ke Gedung KITCC Jl Pengantin Ali No 71 Jakarta Timur pada :

Hari/Tanggal              
Senin, 30 November 2015 (Terbang Senin, 30 November 2015) 
Waktu Paling lambat jam 08.00 WIB (Verifikasi E-KTKLN), nomor urut 1 – 68

Hari/Tanggal              
Rabu, 2 Desember 2015 (Terbang Rabu, 2 Desember 2015) 
Waktu Paling lambat jam 08.00 WIB (Verifikasi E-KTKLN), nomor urut 69 – 77

Hal-hal yang yang harus diperhatikan oleh TKI sebagai berikut :
  1. Membawa baju putih lengan panjang, berdasi hitam dan celana panjang warna hitam dan kaos kaki yang digunakan pada saat keberangkatan (dua setel)
  2. Membawa buku tabungan / fotocopy buku tabungan pribadi atau fotocopy buku tabungan keluarga bagi yang tidak punya buku tabungan pribadi sebanyak  3 lembar.
  3. Membawa pas photo berwarna latar belakang putih ukuran 3 x 4 sebanyak 3 lembar
  4. Diwajibkan kepada TKI untuk membawa uang sebesar biaya perjalanan Korea-Jakarta untuk mengantisipasi biaya pemulangan apabila terjadi masalah di Korea.
  5. Bagi TKI yang ingin membeli mata uang won Korea, BNP2TKI telah memfasilitasi di gedung KITCC ciracas
  6. Selama berada di Gedung KITCC seluruh TKI diwajibkan menggunakan Bahasa Korea dan bagi yang tidak menggunakan Bahasa Korea akan diberikan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  7. APABILA KEDAPATAN TKI DIDEPORTASI AKIBAT PEMALSUAN DOKUMEN/PERNAH BEKERJA DI KOREA SECARA ILEGAL, MAKA AKAN DILAPORKAN KE PIHAK YANG BERWENANG UNTUK DIPROSES SESUAI DENGAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN YANG BERLAKU.
  8. Terkait Uji Coba Pelaksanaan E-KTKLN, kepada seluruh TKI Korea yang akan berangkat agar membawa sejumlah dokumen dalam bentuk softcopy berupa file ( hasil Scan ) dan softcopy ( hasil scan) tersebut harus disimpan di dalam flaskdisk ( Di dalam Flasdisk tidak boleh ada file / program / aplikasi yang lain kecuali hasil scan dokumen yang di persyaratkan ). Adapun dokumen – dokumen tersebut adalah :
    1. 1 File HASIL SCAN KTP dengan Ukuran filesize Minimum Hasil Scan 200 Kb (kilobytes) dan Maksimal Hasil Scan 500 kb (kilobytes), bagian yang di scan adalah halaman yang ada tanda tangan TKInya. Setelah di scan hasil scan diberi nama sesuai nama TKI, Contoh pemberian nama “ KTP_Suryadi_Supangat ”. (Format hasil scan harus JPG bukan BMP, GIF atau PDF)
    2. 1 File HASIL SCAN PASSPOR KTP dengan Ukuran filesize Minimum Hasil Scan 200 Kb (kilobytes) dan Maksimal Hasil Scan 500 kb (kilobytes). Bagian yang di scan adalah halaman depan passpor. Untuk memudahkan TKI, TKI Korea dapat menscan fotocopy passpor karena Passpor TKI yang akan berangkat ada di BNP2TKI. Setelah di Scan hasil scan diberi nama sesuai nama TKI Contoh pemberian nama “ Passpor_Suryadi_Supangat ”. (Format hasil scan harus JPG bukan BMP, GIF atau PDF)
    3. 1 File HASIL SCAN KARTU KELUARGA dengan Ukuran filesize Minimum Hasil Scan 200 Kb (kilobytes) dan Maksimal Hasil Scan 500 kb (kilobytes). Bagian yang di scan adalah halaman yang ada tanda tangan kepala dinas kependudukan dan pencatatan sipil. Setelah di scan hasil scan diberi nama sesuai nama TKI, contoh pemberian nama “ KK_Suryadi_Supangat ” (Format hasil scan harus JPG bukan BMP, GIF atau PDF).
    4. 1 File HASIL SCAN MEDICAL dengan Ukuran filesize Minimum Hasil Scan 200 Kb (kilobytes) dan Maksimal Hasil Scan 500 kb (kilobytes). Bagian yang di scan adalah halaman yang ada keterangan “ Fit to Work “ dan ada foto TKInya. Setelah di scan hasil scan di beri nama sesuai nama TKI, contoh “ Medical_Suryadi_Supangat “(Format hasil scan harus JPG bukan BMP, GIF atau PDF).
    5. 1 File HASIL SCAN KARTU ASURANSI  dengan Ukuran filesize Minimum Hasil Scan 200 Kb (kilobytes) dan Maksimal Hasil Scan 500 kb (kilobytes). Bagian yang discan adalah bagian depan Kartu Asuransi. Setelah di scan hasil scan di beri nama sesuai nama TKI, Contoh “ Asuransi Suryadi_Supangat ”. (Format hasil scan harus JPG bukan BMP, GIF atau PDF).
    6. 1 File HASIL SCAN SURAT IJIN ORANG TUA / WALI / SUAMI / ISTRI dengan Ukuran filesize Minimum Hasil Scan 200 Kb (kilobytes) dan Maksimal Hasil Scan 500 kb (kilobytes). Untuk mempermudah TKI, TKI dapat menscan fotocopy Surat Ijin Orang tua. Setelah di scan hasil scan di beri nama sesuai nama TKI, contoh “ Ijin_Suryadi_Supangat “(Format hasil scan harus JPG bukan BMP, GIF atau PDF).
    7. 1 File HASIL SCAN PERJANJIAN PENEMPATAN dengan Ukuran filesize Minimum Hasil Scan 200 Kb (kilobytes) dan Maksimal Hasil Scan 500 kb (kilobytes). Dikarenakan Perjanjian Penempatan lebih dari 1 lembar maka  Dokumen Perjanjian Penempatan harus di scan dan di simpan dalam format PDF agar hasil scan halaman 1 hingga halaman terakhir bisa disimpan dalam 1 file (tidak terpisah-pisah) . Setelah di scan hasil scan di beri nama sesuai nama TKI, contoh “Perjanjian_ Suryadi_Supangat “ (Format harus PDF bukan JPG atau BMP
    8. 1 File HASIL SCAN KARTU KUNING dengan Ukuran filesize Minimum Hasil Scan 200 Kb (kilobytes) dan Maksimal Hasil Scan 500 kb (kilobytes). Bagian yang di scan adalah halaman depan Kartu Kuning. Setelah di scan hasil scan di beri nama sesuai nama TKI contoh “Kuning_Suryadi_Supangat ” (Format hasil scan harus JPG bukan BMP, GIF atau PDF). 
    9. 1 File HASIL SCAN IJASAH PENDIDIKAN TERAKHIR dengan Ukuran filesize Minimum Hasil Scan 200 Kb (kilobytes) dan Maksimal Hasil Scan 500 kb (kilobytes). Bagian yang di scan adalah bagian depan Ijasah dan apabila Ijazah TKI Hilang makan sebagai gantinya, yang di scan adalah surat keterangan hilang dari kepolisian. Setelah di scan, hasil scan di beri nama sesuai nama TKI contoh “ Ijasah_Suryadi_Supangat “(Format hasil scan harus JPG bukan BMP, GIF atau PDF). 
    10. 1 File HASIL SCAN SERTIFIKAT EPS-TOPIK dengan Ukuran filesize Minimum Hasil Scan 200 Kb (kilobytes) dan Maksimal Hasil Scan 500 kb (kilobytes). Bagian yang di scan adalah bagian depan Sertifikat dan setelah di scan hasil scan di beri nama sesuai nama TKI contoh “ EPS_Suryadi_Supangat “ (Format hasil scan harus JPG bukan BMP, GIF atau PDF).
Seluruh hasil scan di copy dan dimasukkan kedalam flasdisk yang kosong, di dalam flaskdisk harus dibuatkan folder yang di beri nama sesuai nama TKI sebagai contoh “ Folder_Suryadi_Supangat “ lalu seluruh hasil scan dokumen dari no 1 s.d 10 di copy dan di paste kedalam folder tersebut. TKI juga dapat menyimpan data dalam format cd (compact disc) namun disarankan agar menggunakan flaskdisk. ( Untuk mempermudah TKI Korea dalam penyiapan data untuk E-KTKLN, TKI Korea diperbolehkan menscan fotocopy dokumen di atas apabila dokumen aslinya telah dikumpulkan di KITCC Ciracas ketika Proses Preliminary Training dan apabila terdapat dokumen di atas yang tidak ada karena telah di kumpulkan di KITCC Ciracas, maka dokumen tersebut akan di scan di KITCC dari berkas TKI.

Terkait dengan Pelaksanaan Pembiayaan untuk TKI Korea (KUR) melalui Bank BRI, maka dengan ini diinformasikan kepada para TKI yang akan berangkat sebagai berikut : 


Pelaksanaan Pemberian Pembiayaan untuk TKI Korea (KUR) hanya diberikan kepada TKI yang akan berangkat ke Korea dengan ketentuan sebagai berikut : 
  1. Pelayanan KUR Berdasarkan Domisili tempat tinggal TKI Korea yang akan berangkat 
  2. Maksimal Plafon pinjaman sebesar Rp. 10 Juta Rupiah
  3. Jangka waktu pelunasan 12 bulan dan dapat diberikan Grace Periode sebesar 2 bulan
  4. Tidak termasuk di dalam daftar hitam Bank Indonesia
  5. Tidak memiliki Tunggakan Kredit di BRI maupun di bank lain
Proses pengajuan KUR dapat dilakukan oleh TKI Korea secara mandiri dengan datang ke Bank BRI Terdekat dengan membawa persyaratan dokumen sebagai berikut : 
  1. Fotocopy KTP dan KK
  2. Fotocopy Passpor
  3. Fotocopy Surat Ijin dari Suami / Istri / orang tua / Wali untuk bekerja di luar negeri
  4. Surat Pernyataan dari Suami / Istri ( bagi yang telah menikah ) calon debitur  atau salah satu orang tua kandung atau anggota keluarga inti calon debitur untuk membayarkan angsuran kredit  setiap bulanya jika saldo rekening simpedes TKI Debitur tidak mencukupi untuk membayar angsuran.
  5. Copy sertifikat hasil kelulusan ujian Employement Permit System  - Korean Language Test  (EPS-KLT) atau Employment Permit System  - Test of Proficiency in Korea (EPS-TOPIK).
  6. Copy Sertifikat Lulus Preliminary Training (Prelim). Tanggal diterbitkanya sertifikat lulus prelim tersebut maksimum 3 bulan sebelum tanggal pengajuan kredit.
  7. Cetak  ( print out ) bukti pemanggilan terbang yang diperoleh dari website BNP2TKI (www.bnp2tki.go.di)
  8. Wajib menyerahkan asli ijasah (min SLTP)

KUR TKI Korea tidak bersifat wajib, TKI Korea yang akan berangkat diperbolehkan mengambil KUR sesuai dengan ketentuan di atas atau tidak memilih mengambil KUR.

Demikian pengumuman ini untuk menjadi perhatian. Terima kasih.

Jakarta, 24 November 2015
 
a.n Direktur
Pelayanan Penempatan Pemerintah
Kasudit Pelaksanaan Penempatan 

ttd

Ismain SE. MM
NIP. 19580520198403 1002

Lampiran:
1. Daftar TKI yang akan Terbang Tanggal 30 November dan 2
 Desember  2015 (Bukti Panggilan Terbang)
2. Daftar Nama Perusahaan dan Alamat TKI di Korea yang  berangkat Tanggal 30 November dan 2 Desember 2015

Lampiran :
1. Daftar TKI Terbang (Bukti Panggilan Terbang).pdf
2. Alamat Penempatan TKI Reguler di Korea.xlsx
3. Alamat Penempatan TKI Reentry di Korea.xls


Share: