Waspadai Oknum Yang Manfaatkan Duka Keluarga

11 Januari 2017 19:22 WIB

Peringatan itu disampaikan Kepala BP3TKI Mataram, Mucharom Ashadi ketika menyerahkan santunan asuransi kepada delapan ahli waris dari empat TKI yang wafat di Malaysia.
MATARAM, BP3TKI – Hati-hati terhadap oknum yang memanfaatkan duka keluarga. Jika ada yang meminta imbalan atas nama administrasi atau alasan apapun lapor ke saya.

Nilai santunan yang disebutkan harus diterima secara penuh oleh ahli waris. Tidak ada biaya administrasi apapun dalam proses penerbitan bank draft  tersebut.

Peringatan itu disampaikan Kepala BP3TKI Mataram, Mucharom Ashadi ketika menyerahkan santunan asuransi kepada delapan ahli waris dari  empat TKI yang wafat di Malaysia. Keempat TKI yang meninggal tersebut adalah Suparlan warga Sukamulia Lombok Timur, Nurul Hadi Warga Batukliang Lombok Tengah, Muhamad Saleh Sungkar warga Pringgarata Lombok Tengah dan Suhaimi warga Suele Lombok Timur.

Berdasarkan surat Atase Ketenagakerjaan KBRI Malaysia yang dikirimkan tanggal 29 Desember 2016,  santunan asuransi yang diterima ahli waris berupa Bank Draft dengan nilai keseluruhan Rp. 254.121.915,00 (dua ratus lima puluh empat juta seratus dua puluh ribu sembilan ratus lima belas rupiah). Santunan diserahkan Mucharom Ashadi di aula  BP3TKI Mataram, Jumat , 6 Januari 2017.

Para ahli waris agar bijak dalam penggunaan. Terlebih ada beberapa ahli waris yang masih dalam usia pendidikan.  Santunan hendaknya digunakan untuk pendidikan bagi anak yang ditinggalkan, dan buat  kegiatan produktif seperti modal usaha agar perekonomian keluarga tetap berjalan sepeninggalan almarhum, lanjutnya.

“Gunakan santunan untuk hal-hal produktif terutama sekolah anak-anak. Jangan sampai putra-putri almarhum putus sekolah, dan gunakan untuk modal agar roda ekonommi keluarga tetap bisa berjalan” himbau Mucharom.

Kepada delapan ahli waris Mucharom juga berpesan agar berhati-hati terhadap oknum yang mengambil keuntungan dari duka keluarga ini. Nilai santunan yang disebutkan harus diterima secara penuh oleh ahli waris. Tidak boleh ada satu pihak pun yang meminta atau memotong santunan atas alasan apapun. 

Mucharom menjelaskan tidak ada biaya administrasi apapun dalam proses penerbitan bank draft  tersebut. “ini adalah hak bapak ibu semua, jika ada yang meminta mengatasnamakan administrasi atau alasan apapun segera lapor ke saya” tegas Mucharom.

Sebelum memberikan santunan, kepala BP3TKI Mataram memimpin doa bagi almarhum  dan meminta keluaga almarhum untuk tidak terus larut dalam kesedihan. (BP3TKI Mataram/Sjr/DH)

Share: