Raih Peluang untuk Menjadi Perawat di Luar Negeri

27 Februari 2017 08:07 WIB

Padang(BNP2TKI)- Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI ) Padang, Drs. Harris Nainggolan, MM mengungkapkan bahwa perawat Indonesia tidak harus bekerja dalam negeri namun dapat bekerja di luar negeri seperti Jepang dan Timur Tengah. “Peluang kerja menjadi perawat ke luar negeri perlu di raih untuk menambbah pengalaman dan pengetahun”, ujar Harris kepada peserta Sosialisasi Peluang Kerja ke Luar Negeri untuk Tenaga Kesehatan pada Sabtu, 25 Februari 2017 di STIKES Fort De Kock, Bukittinggi.

Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) telah membuat dengan Indonesia Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) untuk menempatkan tenaga kesehatan khusunya perawat ke Jepang setiap tahunnya. Pada tahun 2016 lalu penempatan Calon TKI ke Jepang sebanyak 33 orang, sedangkan careworker 285 orang.

“Pada tahun ini pendaftaran untuk perawat bekerja ke Jepang tdi buka pada bulan Maret. Berkas lamaran disampaikan langsung oleh CTKI ke BP3TKI/LP3TKI di daerah masing-masing yang kemudian akan dilakukan verifikasi dan seleksi administrasi terhadap dokumen–dokumen pendaftaran oleh BP3TKI/LP3TKI. Untuk  Sumatera Barat berkas diantarkan langsung ke BP3TKI Padang di Jalan Rasuna Said No. 91, Padang Barat,”ucap Harris.

Pelaksanaan Pra Pendaftaran Penempatan TKI Nurse dan Careworker Program G to G ke Jepang Tahun 2018 akan dilaksanakan pada tanggal 01 s.d 15 Maret 2017. Pendaftaran calon TKI Kandidat Nurse dan calon TKI Kandidat Careworker akan dilakukan melalui on line sistem di website BNP2TKI dengan mengisi data diri dan mengunggah (upload) dokumen-dokumen yang dipersyaratkan.

“Bukittinggi memiliki potensi tenaga kerja di bidang kesehatan termasuk perawat. Peluang menjadi perawat di luar negeri seperti ini harus dimanfaatkan dan jangan dilewatkan begitu saja. Prasyaratannya memang banyak dan harus memenuhhi standar yang ada, namun bukan berarti kita tidak bisa, “ ungkap Kepala Bidang Tenaga Kerja, drs. Iskandar, M.Pd.

Selain ke Jepang, BNP2TKI juga menawarkan ribuan pekerjaan bidang keperawatan di negara lain seperti Timur Tengah dan Asia Pasifik. Lulusan akademi perawat Indonesia sangat dibutuhkan di negara-negara tujuan seperti, Amerika Serikat, Australia, Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Uni Arab Emirat (UAE), Jepang dan Taiwan.

Lebih lanjut, Billy Harnaldo Putra, M.Si, ketua lembaga Pusat Karir STIKES Fort De Kock mengungkapkan bahwa lulusan dari STIKES banyak yang berminat dengan bekerja ke luar negeri tersebut, akan tetapi terdapat kendala di bagian bahasa. Sehingga Billly berharap ada program peningkatan kompetensi Bahasa Asing di STIKES Fort De Kock nantinya (Humas/bp3tkipadang/dba)

Share: