Pengembangan Bisnis Jamur Produk TKI Purna Bambu Runcing

20 April 2017 10:22 WIB

Semarang, BNP2TKI, Kamis (20/04/2017) - Kabupaten Temanggung yang memiliki iklim sejuk, terbukti efektif untuk budidaya jamur tiram. Daerah ini kembali dipilih sebagai lokasi Program Pemberdayaan TKI Purna dari BP3TKI Semarang, yang diselenggarakan pada 17 – 22 April 2017.

Pelatihan yang terintegrasi, bukti keseriusan dan komitmen dalam membesarkan TKI Purna melalui program pemberdayaan. Budidaya Jamur Tiram bukan barang baru bagi TKI Purna di Kab. Temanggung, karena tahun 2015 lalu pelatihan sejenis telah diadakan bahkan hingga kini berhasil terbentuk Kelompok Usaha Bersama “Bambu Runcing” yang digawangi oleh 32 TKI Purna dan keluarga mayoritas eks TKI Korea. 

Kelompok usaha Bambu Runcing mengawali kiprahnya dengan bermodal ilmu pelatihan dari pemberdayaan BNP2TKI, dengan modal pinjaman KUR dari Bank Mandiri. Kini setiap harinya menjadi pengepul dari hasil budidaya jamur tiram untuk dikirim ke Semarang sebagai area pemasarannya. Namun diakui mereka kewalahan memenuhi permintaan pasar sebesar 2 kuintal jamur per hari karena hasil dari kelompok usaha ini hanya menyentuh angka 1,3 kuintal jamur per hari. 

BP3TKI Semarang tahun ini melakukan pelatihan budidaya dan pengolahan jamur tiram bekerjasama dengan petunjuk teknis dari praktisi ahli jejamuran dengan harapan ada petani jamur baru untuk dapat memenuhi permintaan pasar yang besar tersebut. Program pemberdayaan sebanyak 2 (dua) paket ini diikuti oleh 50 peserta yang secara intensif mendapat ilmu tentang proses budidaya jamur. Tidak hanya itu, jamur tersebut juga perlu diolah untuk dapat meningkatkan nilai jualnya. Hal itu juga diberikan kepada peserta lewat pelatihan pengolahan jamur tiram baik menjadi keripik maupun berbagai panganan olahan lainnya. 

“Pengolahan jamur tiram ini harus bisa dipraktekkan supaya ke depannya punya restoran khusus (yang menjual olahan) jamur,” pesan Kepala BP3TKI Semarang, Suparjo. 

Dengan keseriusan dan ketekunan, bukan tidak mungkin dari kelompok usaha ini bisa berdiri restoran serupa Jejamuran yang sudah lebih dahulu terkenal.*** (Humas/wsn) 

Share: