BP3TKI Pekanbaru Selenggarakan Pelatihan Yang Tepat Guna

21 April 2017 13:07 WIB

PEKANBARU, BP3TKI --  Pelaksanaan program pelatihan tidak boleh sekedar ada sebab hanya menghamburkan dana, tenaga dan waktu. Peserta pelatihan juga tak memperoleh kecakapan yang sesuai dengan permintaan  masyarakat, akibatnya mereka kembali menjadi TKI di luar negeri.

BP3TKI  Pekanbaru melalui Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan menyelenggarakan program pelatihan peningkatan pemberdayaan TKI Purna/TKIB/WNIO dan keluarganya  yang sesuai dengan permintaan masyarakat setempat.  Pelatihan yang berlangsung di Kota Sungai Penuh, Provinsi Jambi menitikberatkan pada bidang program ekonomi kreatif berupa pelatihan kerajinan Pandai Besi untuk membuat alat-alat perkebunan dan pertanian seperti parang, cangkul, arit  dan lain-lain.

Pelatihan dimaksudkan memotivasi dan membuka wawasan kepada TKI Purna dan Keluarga, dengan memberi pengetahuan terkait pengembangan ekonomi produktif yakni wirausaha, investasi dan usaha-usaha produktif lainnya dengan cara memanfaatkan penghasilan yang diperoleh selama bekerja di luar negeri.

Dengan memanfaatkan dana yang tersedia dan memiliki kecakapan itu diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan TKI dan Keluarganya. Dengan demikian TKI yang bersangkutan tidak kembali bekerja  di luar negeri.

Pelaksanaan Kegiatan Pemberdayaan TKI Purna/TKIB/WNIO dan keluarga T.A 2017 berlangsung sejak 13 sampai dengan  18  April 2017.  Pelatihan yang berlangsung  bertempat di Gedung LP3N Kota Sungai Penuh di ikuti 25 peserta. Sasarannya adalah:

1.  Mewujudkan TKI Purna/TKIB/WNIO dan Keluarga yang mempunyai jiwa enterprenership yang mampu menciptakan lapangan usaha baru sehingga dapat menyerap tenaga kerja sehingga akan meningkatkan taraf hidup mereka.

2.  Mengajak kepada TKI Purna/TKIB/WNIO dan keluarga untuk mengelola sumber daya daerah Kab Kerinci sehingga mereka tidak lagi mempunyai keinginan kembali bekerja ke luar negeri.

3.  Untuk menciptakan pemahaman pada TKI dan keluarganya tentang cara mengelola  keuangan serta cara mengoptimalkan manfaat dari produk – produk jasa keuangan,   (tabungan , pinjaman, remitansi dan asuransi TKI) yang ada.

4. Terbangunnnya kesadaran dan sikap pada TKI dan keluarganya untuk mengelola uang hasil kerja di luar negeri secara bijak dan produktif.

Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Satu Pintu Kota Sungai Penuh Propinsi Jambi beserta unsur pimpinan pada instansi tersebut. (Sjr/BP3TKI Pekanbaru)



Share: