BNP2TKI Kembali Selenggarakan EBM 2017

21 April 2017 13:55 WIB

Yunafri : EBM merupakan media untuk mempertemukan stakeholder dari luar negeri (demander) dan dari dalam negeri (supplier).
Jakarta, BNP2TKI, Jumat (21/4) -  Deputi Bidang Kerjasama Luar Negeri dan Promosi (KLNP) Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) menggelar Employement Business Meeting (EBM) yang  akan dilaksanakan di Denpasar, Bali pada tanggal 27 April 2017.
 
Employment Bussines Meeting (EBM) adalah forum kegiatan yang mempertemukan Calon Pengguna TKI (End User) dan Employment Agency yang dibawa oleh Pejabat Perwakilan RI dari luar negeri dengan Pemerintah (BNP2TKI), Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS) dan Instansi Pendidikan/ Pelatihan yang difasilitasi oleh BNP2TKI.
 
Menurut Direktur Promosi BNP2TKI, Yunafri, alasan dipilihnya Bali sebagai tempat melaksanakan EBM karena Bali merupakan destinasi wisata utama Indonesia yang menjadi tujuan wisata turis mancanegara dan daerah kantong TKI untuk sektor Hospitality, Spa Therapis dan ABK Kapal Pesiar.
 
Arah kebijakan Pemerintah dalam RPJM tahun 2015-2016 khususnya dalam perluasan kesempatan kerja di bidang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia ke luar negeri adalah peningkatan penempatan TKI formal (terampil).
 
Sejalan dengan hal tersebut BNP2TKI mempunyai tugas dan fungsi pelayanan, memfasilitasi informasi tentang potensi dan peluang kerja di luar negeri serta memperbaiki tata kelola penyiapan dan proses penempatan TKI ke luar negeri.
 
Upaya promosi yang sangat strategis dilakukan adalah dengan cara melakukan kegiatan Employment Bussiness Meeting (EBM) yang memfasilitasi pertemuan calon user dengan sumber supply di dalam negeri.  Dengan memperhatikan potensi pasar kerja serta dengan melihat minat TKI dan berdasarkan potensial penempatan TKI yang ada pada sektor-sektor yang menjadi prioritas untuk penempatan TKI terampil tahun 2017, yaitu Kesehatan, Pariwisata, Manufaktur, Oil and Gas dan Retail.
 
Yunafri menambahkan bahwa EBM merupakan media untuk mempertemukan stakeholder dari luar negeri (demander) dan dari dalam negeri (supplier). EBM 2017 ini akan dihadiri prospektif employer/agencies dan PPTKIS. Selain itu, pejabat perwakilan RI dan beberapa negara juga akan turut hadir untuk memparkan peluang kerja di negara masing-masing.
 
EBM diharapkan dapat menghasilkan kerjasama baru antara demander dan supplier dalam penempatan TKI formal, terjalinnya kerjasama antar para pihak serta informasi terbaru peluang kerja untuk tenaga kerja Indonesia di berbagai negara. *** (Humas/AND/AFF)

Share: