BP3TKI Serang Dampingi Pemulangan Jenazah Timong ke Kampung Halaman

11 September 2017 09:48 WIB

Serang (11/09/2017)- Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Serang, telah melakukan pendampingan jenazah almarhumah yang bekerja di Damaskus, Syria atas nama Timong hingga rumah duka di kampung puyuh Koneng, Lebak wangi Banten.

Timong merupakan tenaga kerja wanita yang pernah  bekerja di Damaskus namun kemudian meninggal karena sakit dan telah dipulangkan kembali ke Indonesia. Hak-hak yang bersangkutan berupa sisa gaji sejumlah USD 2.800 (dua ribu delapan ratus dolar Amerika) di serahkan langsung oleh staf KBRI Damaskus dan disaksikan oleh perwakilan kemenlu, satgas perlindungan tki prop. Banten (diwakili bp3tki serang dan  dinas naker prop. Banten), dinas naker kab. Serang, CO KKBM Desa Domas kec. Pontang, polsek pontang, perwakilan camat pontang dan perangkat desa setempat. Acara serah terima dilanjutkan penyerahan bantuan dari BP3TKI Serang, Disnaker Provinsi Banten dan Disnakertrnas Kabupaten Serang.

Dalam kesempatannya, Kepala BP3TKI Serang Gatot Hermawan,  SH, MH menyampaikan kepada ahli waris almarhumah bahwa hak TKI yang sudah di serahkan sebaiknya di pergunakan untuk membiayai kebutuhan keluarga, sekolah anak-anak almarhumah serta keperluan yang produktif. Selanjutnya Gatot juga menjelaskan bahwa suami dari Almarhumah sudah melaporkan sponsornya ke Polda Banten dan saat ini  d sedang dalam proses penanganan kasus". Jelasnya.

Gatot menambahkan bahwa fasilitasi pendampingan jenazah hingga daerah asal ini merupakan bagian dari upaya perlindungan khususnya TKI di luar negeri. BNP2TKI dalam hal ini bp3tki serang akan senantiasa berusaha mewujudkan komitmen kepedulian dan keberpihakan secara maksimal dengan berkordinasi dengan para CO KKBM desa Domas kec. Pontang. 

Lanjut Gatot menjelaskan Peran Community Organizer/C.O yang pro aktif sebagai jembatan antara pemerintah dengan TKI, yang akan menyampaikan informasi mengenai Penempatan dan Perlindungan TKI (P2TKI) di wilayahnya masing-masing dan pada akhirnya akan turut menjadi penggerak ekonomi di wilayahnya, salah satunya C.O di wilayah domas ini yang selalu memonitoring wilayahnya dengan melakukan pendataan, seperti jumlah warganya yang sedang bekerja ke luar negeri, jumlah dan jenis usaha yang dilakukan oleh TKI, maupun jumlah TKI yang butuh untuk mengembangkan usaha." Pungkasnya ***(Tha)
 
 

Share: