BP3TKI Jakarta Mengadakan Rapat Koordinasi dan Konsultasi Pelayanan Penempatan PMI ke Luar Negeri

10 Februari 2018 11:59 WIB

Sesi foto bersama setelah selesai rapat, Rabu (7/2/2018)
BNP2TKI, Jakarta____BP3TKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi dan Konsultasi Pelayanan Penempatan PMI ke Luar Negeri melalui Sosialisasi Penggunaan Modul Video Learning PAP, di Hotel Dafam Teraskita, Rabu (7/2/2018). Acara ini dihadiri Deputi Penempatan, Teguh Hendro Cahyono, Direktur Penyiapan dan Pembekalan Pemberangkatan, Arini Rahyuwati, Kasubdit PAP dan Fasilitasi Pembiayaan, Sri Andayani, Kepala BP3TKI Jakarta, Mucharom Ashadi, Ketua HIPAPI, M. Sugiarto dan dihadiri oleh 50 peserta instruktur PAP yang terdiri dari pegawai aktif sebanyak 35 peserta dan purna tugas sebanyak 15 peserta.
 
Diawali kerjasama BNP2TKI dengan Telkom Corporate Univercity (TCU) dalam membuat Video Learning materi PAP yang terdiri dari materi-materi PAP yang terbagi menjadi beberapa video serta video pembuka dari Kepala BNP2TKI.
 
Dalam pembukaannya, Deputi Penempatan menyampaikan bahwa selama ini Calon PMI mendapat doktrin mayoritas dari P3MI guna menciptakan Calon PMI yang "manut" sehingga tidak merugikan mereka. Karena itu, masih menurut Deputi Penempatan, PAP memiliki peran guna melindungi Calon PMI dengan semestinya serta memberikan pesan "Negara Hadir" sesuai dengan Nawa Cita.
 
“selama ini calon PMI mendapat doktrin mayoritas dari P3MI guna menciptakan calon PMI yang berintegritas sehingga tidak merugikan mereka, nah ini sangat perlu diperhatikan secara serius, ini juga memberi kesan Negara hadir”, ujar Deputi Penempatan, Teguh Hendro Cahyono.
 
Kepala BP3TKI Jakarta berharap agar penyelenggaraan kegiatan ini dapat memberikan informasi terkait penggunaan video learning sebagai bahan untuk membantu intruktur agar dalam pelaksanaan PAP Calon PMI dapat terfokus pada materi yang disampaikan oleh instruktur.
 
"Video Learning ini sebagai stimulus Calon PMI dalam mengingat materi yang disampaikan dan bukan sebagai pengganti peran instruktur dalam pelaksanaan PAP", tutup beliau. (Humas/BP3TKI Jakarta).
 

Share: