BP3TKI Pekanbaru Fasilitasi Pemulangan 114 PMI-B dari Malaysia ke Daerah Asal

09 Maret 2018 15:33 WIB

Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Pekanbaru melalui Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (P4TKI) Dumai memfasilitasi pemulangan 114 Orang Pekerja Migran Indonesia (PMI)-Bermasalah/Warga Negara Indonesia (WNI)-Overstayers yang telah dideportasi oleh Pemerintah Malaysia melalui Pelabuhan Melaka Malaysia ke Pelabuhan Dumai.

Jakarta,BNP2TKI, Jum’at (09/03) – Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Pekanbaru  melalui Pos Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (P4TKI) Dumai memfasilitasi pemulangan 114 Orang Pekerja Migran Indonesia (PMI)-Bermasalah/Warga Negara Indonesia (WNI)-Overstayers yang telah dideportasi oleh Pemerintah Malaysia melalui Pelabuhan Melaka Malaysia ke Pelabuhan Dumai.
 

Kepala BP3TKI Pekanbaru, Mangampin Simamora, SH, MH mengatakan para PMI-B/WNI-O tersebut dipulangkan ke Indonesia setelah selesai menjalani hukuman di Malaysia karena menyalahi aturan hukum setempat dengan bekerja tanpa izin, penyalahgunaan izin kerja dan bahkan overstay di Malaysia. Setelah dilakukan pendataan, selanjutnya PMI-B/WNI-O tersebut dipulangkan ke daerah asal masing-masing melalui Dumai dan Pekanbaru.
 

Menurut Mangampin pemulangan PMI dari Malaysia tersebut dilakukan secara bertahap dimulai dari tanggal 1 Maret 2018 terdiri dari 56 Orang PMI yang terdiri dari 52 laki-laki, 4 orang perempuan. Sedangkan untuk daerah asal PMI tersebut dapat dirinci yaitu 5 orang dari Riau, 2orang dari Padang, 9 orang dari Sumatera Utara, 1 orang dari Jambi, 13 orang dari Nusa Tenggara Barat, 18 orang dari jawa Timur, 5 orang dari Aceh dan 2 orang dari Jawa Tengah.
 

Selanjutnya pada hari Rabu 7 Maret 2018, P4TKI Dumai kembali melakukan pendataan dan fasilitasi pemulangan terhadap 41 orang PMI yang terdiri dari 38 orang laki-laki dan 3 orang perempuan. Sedangkan untuk daerah asal PMI tersebut dapat dirinci yaitu 11 orang berasal dari Provinsi Kepulauan Riau, 9 orang berasal dari Aceh, 8 orang berasal dari Nusa Tenggara Barat, 7 orang berasal dari Nusa Tenggara Timur, 5 orang berasal dari Sumatera Utara dan 1 orang dari Jawa Timur.
 

Kemudian pada hari kamis 8 Maret 2018, P4TKI Dumai kembali melakukan pendataan dan fasilitasi pemulangan terhadap 17 orang PMI yang terdiri dari 11 orang laki-laki, 6 orang perempuan, 5 orang anak laki-laki dan 1 orang anak perempuan. Sedangkan untuk daerah asal TKI dapat dirinci yaitu 7 orang berasal dari Nusa Tenggara Barat, 3 orang berasal dari Nusa Tenggara Timur, 3 orang berasal dari Sumatera Utara, 1 orang berasal dari Jawa Timur, 1 orang berasal dari Riau, 1 orang berasal dari Jambi dan 1 orang berasal dari Sumatera Barat.
 

Rencananya para PMI tersebut akan dipulangkan dengan Bus untuk wilayah Sumatera dan Aceh dan melalui pesawat untuk wilayah Jawa,NTB dan NTT. Hal ini juga telah dikoordinasikan dengan UPT-P3TKI Surabaya, BP3TKI Semarang, BP3TKI NTB dan BP3TKI Kupang”, ungkap Mangampin.
 

Mangampin juga mengatakan dari Januari 2018 hingga saat ini BP3TKI Pekanbaru melalui P4TKI Dumai telah memfasilitasi pemulangan PMI-B sebanyak 391 Orang PMI.***(Humas/BP3TKI Pekanbaru).



Share: