Pemulangan Jenazah WNI Overstayer Dari Tokyo Ke Medan

13 April 2018 08:59 WIB

Koordinator Pos Pelayanan Kedatangan TKI di Bandara sedang memeriksa data jenasah
Medan, BNP2TKI, Kamis (12/04) – WNI berstatus overstayer Aksioma Waruwu (25) telah meninggal dunia pada tanggal 04 April 2018 di Ibraki Seinan Medical Center Hospital, disebabkan karena sakit Cerebral Hemorrhage / pendarahan di otak.  KBRI Tokyo memulangkan jenazah yang  sebelum meninggal telah dirawat selama 4 hari di Rumah Sakit tersebut ke Indonesia dengan GA 875 dan tiba di Jakarta pada 11 April 2018 Pukul 17.10 WIB. Selanjutnya, diberangkatkan ke Medan dengan GA 180 pada 12 April 2018 dan tiba di Kualanamu  Pukul 08.00 WIB.
 
Berdasarkan data paspor yang dimiliki Aksioma Waruwu (X114258) ketika berangkat ke Tokyo untuk bekerja, alamatnya berada di Dusun Emplasmen, Desa Selayang, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat Sumatera Utara. Namun setelah ditelusuri, ternyata alamat WNI tersebut berada di Desa Hilimagiao, Kelurahan Hilimagiao, Kecamatan Aramo, Kebupaten Nias Selatan Sumatera Utara.
 
Setibanya di Bandara Kualanamu Medan, WNI yang telah 3 tahun bekerja di bidang industri  pembuatan baut, batubara dan keramik  yang berada di Tokyo Jepang, dijemput oleh saudara kandungnya Yudesit Waruwu, Amd (30) warga Desa Hilimagiao, Kebupaten Nias Selatan.
 
 Suyoto,SE selaku Koordinator Pos Pelayanan Kedatangan TKI Di Bandara  mewakili BP3TKI Medan menyampaikan  turut berdukacita atas meninggalnya Aksioma Waruwu dan menyampaikan santunan dari BP3TKI Medan kepada pihak keluarga yang diwakili oleh Yudesit Waruwu. (HUMAS BP3TKI Medan)

Share: