EMPLOYMENT BUSINESS MEETING TEMU AGENSI DAN EMPLOYER LUAR NEGERI DENGAN PPTKIS

16 April 2018 11:46 WIB

Jakarta, BNP2TKI (16/4/18) --- Badan Nasional Penempatan dan Perlindugan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) akan mempertemukan agensi dan employer luar negeri dengan pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia (PPTKIS). Pertemuan ini bertujuan untuk memperoleh peluang kerja formal bagi pekerja migran Indonesia yang dibawa oleh agensi dan employer dari Malaysia,  Singapura, Taiwan,  Turkey,  Qatar,  dan Saudi. 

“Pengusaha dari luar negeri akan kita temukan dengan perusahaan pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia (PPTKIS) pada tanggal 19 April besok. Dari pertemuan nanti diharapkan bisa menghasilkan penempatan pekerja migran Indonesia ke luar negeri untuk sektor formal,” jelas Direktur Promosi BNP2TKI, Dwi Anto (16/4) di ruang kerjanya.

Terkait dengan pertemuan tersebut, lanjut Dwi Anto, BNP2TKI akan mempertemukannya dalam kegiatan Employmen Business Meeting (EBM) di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Dihadiri Perwakilan Republik Indonesia, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Tenaga Kerja, selain para pengusaha luar negeri dan para PPTKIS. 

Menurut Dwi Anto, BNP2TKI sudah sejak lama mendorong penempatan pekerja migran Indonesia sektor formal ke luar negeri melalui pertemuan semacam EBM. “Pada prinsipnya, kita memfasilitasi pertemuan ini agar ada penempatan formal bagi pekerja migran Indonesia,” tambahnya. 

Hal senada dikatakan Kasubdit Monitoring Evaluasi BNP2TKI, Ricky Adriansjah Virgo Dwitya. Menurutnya, pertemuan dalam ajang EBM ini merupakan peristiwa besar. Para agensi dan employer 9dari luar negeri seperti Singapura, Malaysia, Taiwan, Turki, Saudi, dan Qatar akan hadir, selain stake holder terkait didalam negeri seperti PPTKIS. 

“Pengusaha luar negeri menawarkan job untuk sektor formal dengan gaji dan berbagai fasilitas yang menarik kepada pekerja migran Indonesia. Kemudian kita temukan dengan PPTKIS. Silakan negosiasi. Yang penting jangan sampai merugikan TKI,” ujar Ricky. 

Ricky menaruh harapan besar kepada PPTKIS supaya bisa menindaklanjuti job order tersebut dan selanjutnya direalisasikan dengan penempatan pekerja migran Indonesia sektor formal ke luar negeri."Job indikasi atau peluang kerja tersebut diharapkan dapat ditindaklanjuti PPTKIS yang hadir saat ini, " harap Ricky. 

"Perwakilan Indonesia kita libatkan, selain untuk mengendorse atau melegalisasi job order, juga bisa ikut mengawal tercapainya kesepakatan business antara PPTKIS dengan agensi dan employer, "pungkasnya. (Humas/pur)

Share: