BP3TKI Pontianak Gencar Lakukan Sosialisasi P2PMI di Kalimantan Barat

15 Mei 2018 15:07 WIB

Pontianak, BNP2TKI, Selasa (15/5/2018)__Guna penyebaran informasi ke aparat pemerintah di wilayah Kalimantan Barat, BP3TKI Pontianak kembali lakukan kegiatan sosialisasi penempatan dan pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Sosialisasi ini dilakukan di Ruang Rapat Bupati Bengkayang dengan menghadirkan para pimpinan SKPD Kabupaten Bengkayang, Camat dan Kepala Desa di Kabupaten Bengkayang, Senin (14/05).

Acara yang dibuka oleh Agustinus Asisten I Pemerintahan dan Sekretariat Daerah  Bengkayang. Turut hadir pula Plt. Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja, Transmigrasi Kabupaten Bengkayang, Jacobus dan Kepala BP3TKI Pontianak, Ahnas.

“Sejatinya Plt. Bupati hadir dalam acara ini, namun karena kesehatan beliau saya ditugaskan untuk membuka acara ini. Kami sangat berterimakasih kepada BP3TKI Pontianak yang sudah datang ke Bengkayang dan melakukan kegiatan ini. Ini menjadi penting karena wilayah Bengkayang merupakan salah satu wilayah perbatasan langsung dengan Sarawak Malaysia,”ujar Agustinus.

Luasnya wilayah Kalimantan Barat ini menjadi tantangan untuk penyebaran informasi penempatan dan pelindungan PMI. Di kawasan perbatasan Indonesia Malaysia saja terdapat lima  Kabupaten yang harus diberikan wawasan mengenai penempatan dan pelindungan untuk aparat pemerintahan dan aparat penegak hukum.

Sementara itu dalam paparannya, Ahnas mengatakan saat ini Presiden menginginkan tiga hal terkait penempatan dan pelindungan PMI. Yang pertama PMI kita dilindungi di dalam negeri. UU No 18 Tahun 2017 mengamanatkan bahwa semua tingkatan Pemerintahan mulai dari Desa hingga Pusat mempunyai peran dan tanggung jawab untuk melindungi para PMI.

Kemudian yang kedua PMI kita tidak terlantar di luar negeri. Salah caranya dengan penguatan dokumen-dokumen dan kemampuan kompetensi. Dan yang terakhir PMI kita tidak sengsara atau miskin ketika pulang ke Indonesia.

Selain itu juga dalam sosialisasi kali ini dipaparkan mengenai peluang-peluang bekerja ke luar negeri. Selama ini warga Kalimantan Barat sebagian besar bekerja di sektor plantation dan plywood, kedepannya diharapkan bisa bekerja di sektor-sektor middle skill hingga high skill. BP3TKI Pontianak sendiri telah melaksanakan rakor dengan SMK-SMK yang ada di Pontianak guna menggali potensi PMI di sektor ini. **(Humas/aa/pnk)
 
 

Share: