Lombok Pulih Pasca Gempa, BP3TKI Mataram Kembali Adakan Bimtek Pemberdayaan Bagi PMI Purna

10 September 2018 20:25 WIB

Bimtek Pemberdayaan Terintegrasi bagi TKI Purna dan Keluarganya Angkatan V di Kantor Desa Tumbuh Mulia Kec. Suralaga Kab. Lombok Timur
BNP2TKI, Mataram, Senin (03/09/2018)___BP3TKI Mataram melaksanakan kegiatan Bimtek Pemberdayaan Terintegrasi bagi PMI Purna dan Keluarganya Angkatan V di Kantor Desa Tumbuh Mulia Kecamatan Suralaga, Lombok Timur yang bertepatan dengan dibentuknya Komunitas Keluarga Buruh Migran (KKBM). Kegiatan yang dilaksanakan selama 6 hari  (03 s.d 08 September 2018) ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari PMI Purna dan Keluarganya dengan jenis pelatihan pengolahan makanan, yaitu membuat abon cabai serta saos tomat dan saos Cabai. 

Kepala BP3TKI Mataram, Joko Purwanto dalam sambutannya menyampaikan “Melalui kegiatan ini, diharapkan PMI Purna dan keluarganya bisa memanfaatkan uang hasil bekerja di luar negeri dengan lebih produktif dan dapat mensejahterakan keluarga. Kegiatan ini juga diharapkan mampu membuat peserta untuk bangkit dan memulai kehidupannya pasca musibah gempa bumi yang melanda pulau Lombok (05/8/2018) lalu”

Kegiatan Bimtek Pemberdayaan Terintegrasi ini, menerapkan pola pembelajaran dengan 4 hari materi dan 2 hari praktek. Peserta juga mendapatkan materi Penyuluhan Keamanan Pangan (PKP) dari Dinas Kesehatan yang dapat digunakan untuk mengurus nomor PIRT agar nantinya jangkauan pemasaran produk dapat semakin luas dan berkembang. Selain itu, peserta diajarkan tentang dasar menjadi wirausaha mulai dari merencanakan keuangan, mengelola tabungan dan pinjaman, memiliki ide usaha, penghitungan biaya dan harga jual produk, praktek produksi, pengemasan hingga pemasarannya, serta motivasi dari sesama PMI Purna yang sukses berusaha atau mampu memberikan motivasi.

Dalam acara tersebut, BP3TKI Mataram menggandeng beberapa instansi di Kabupaten Lombok Timur dalam kegiatan ini, seperti Disnakertrans yang menyampaikan tentang sinergitas pemberdayaan, Dinas Koperasi dan UKM dengan penjelasannya tata cara pendirian koperasi berbasis komunitas dan Disperindag yang menyampaikan materi tata cara pengemasan dan pemasaran dengan memanfaatkan potensi lokal. Selain itu, Bank BNI selaku bank mitra juga turut serta melakukan pendampingan dalam hal keperluan modal usaha serta digandeng pula Lalu Supratman selaku Ketua IKM di Lombok Timur, sebagai Mitra Industri dalam pelatihan tersebut.

“Peserta harus optimis ketika memulai usaha, karena bekal ilmu teori dan praktek serta alat yang diberikan sudah lengkap sebagai modal usaha untuk pemula, sehingga harus dimanfaatkan secara maksimal” Ungkap Lalu Supratman.

Untuk memulai usaha memasarkan produk tersebut, Lalu Supratman juga menyanggupi untuk menampung dan memasarkan hasil produksi yang dihasilkan oleh para PMI Purna, dengan syarat produk yang dihasilkan memenuhi standar produk agar dapat dipasarkan. **(Humas/BP3TKI Mataram)
 

Share: