Masih Berlangsung, Gelaran Pameran Produk PMI Purna BP3TKI Jakarta Raup Omset 25 Juta

28 Februari 2019 16:07 WIB

Gelaran Bazaar dan Pameran Produk Pekerja Migran Indonesia (PMI) Purna Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Jakarta memasuki hari kedua
Jakarta, BNP2TKI, Jakarta (28/02) - Gelaran Bazaar dan Pameran Produk Pekerja Migran Indonesia (PMI) Purna Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Jakarta memasuki hari kedua, Kamis (28/02) ini. Setelah kemarin diresmikan oleh Deputi Perlindungan BNP2TKI Anjar Prihantoro Budi Winarso, hari ini kegiatan fokus dengan penjualan produk PMI Purna yang hingga kini beromset 25 juta rupiah.

Masih berlangsung kegiatan yang juga berbalut dengan talkshow, kali ini hadir Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Belimbing yang memberikan arahan mengenai bisnis warung secara  online dan pengajaran mengenai sistem kasir online. Pengajaran semacam ini jelas sangat bermanfaat bagj PMI Purna khusunya untuk pencatatan alur keluar masuk keuangan dalam produksi.

Kepala BP3TKI Jakarta, Mucharom Ashadi menjelaskan bahwa BP3TKI Jakarta berusaha semaksimal mungkin untuk membuat PMI Purna naik kelas. "Kami berusaha untuk membuat PMI Purna naik kelas, tentunya dengan perluasan jaringan usaha, dan peningkatan kemampuan dalam pengelolaan dan pencatatan  hasil penjualan produk", jelasnya.

Dalam kegiatan ini, tercatat pula beberapa stand yang akhirnya bekerjasama dengan PT.Gojek Indonesia khusunya dalam transaksi elektronik gopay. Jaya dan Eni merupakan PMI Purna yang ikut bergabung dalam sistem gopay.

"Untungnya sih kemudahan dalam bertransaksi ya, khususnya bagi anak muda kan maunya langsung kirim barcode saja dan transaksi selesai", tutur PMI Purna yang memproduksi aneka brownies dan macaroni schoetel ini. (Humas/BP3TKI Jakarta/pw)

Share: