Seorang Mediator BNP2TKI Profesional adalah yang Mampu Melindungi dan Mengayomi Pekerja Migran Indonesia

15 Maret 2019 13:15 WIB

BNP2TKI, Bekasi (14/03) - - Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Mediasi dan Advokasi Kawasan Asia Pasifik (Aspam) Melvin John Raffles Hutagalung pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Edukasi Petugas Mediasi menyatakan bahwa hubungan diadakannya Bimtek kali ini dengan Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang telah dilakukan selama ini adalah untuk menyelaraskan dan regenerasi dari Petugas Mediasi terdahulu yang telah dimutasi ke unit kerja lain atau telah pensiun, hal ini perlu dilakukan karena seorang Mediator merupakan corong atau garda terdepan dalam menyelesaikan kasus atau permasalahan PMI, karena ini sesuai dengan semangat dan nawacita bahwa Negara harus selalu hadir dalam melindungi dan mengayomi setiap Warga Negara Indonesia (WNI) terutama PMI. 

Melvin juga mengatakan dalam dilaksanakan Bimtek Edukasi Petugas Mediasi banyak aspek yang dinilai mulai dari kerjasama dalam kelompok, keaktifan dalam kegiatan, attitude, kehadiran tepat waktu karena ada reward dan penilaian, baik itu dalam pre-test, post-test maupun dalam roleplay karena peserta harus siap dalam situasi apapun ketika nantinya menjadi seorang mediator yang bersertifikat. 

Selain itu kedepannya Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) bisa mengeluarkan Sertifikat untuk Petugas Mediasi karena ini telah diatur sesuai dengan Peraturan Kepala BNP2TKI (Perka No. 28) tentang Petugas Mediasi BNP2TKI yang khusus hanya menangani permasalahan PMI. Selama ini yang mengeluarkan Sertifikat Petugas Mediasi BNP2TKI adalah Pusat Mediasi Nasional (PMN), ujar Melvin. 

Harapan dengan telah dilaksanakannya Bimtek Edukasi Petugas Mediasi mulai dari angkatan 1 dan angkatan 2 adalah semoga semua peserta dapat menyerap semua materi yang diberikan oleh narasumber sehingga bisa menjadi seorang mediator yang baik dan diharapkan para peserta dapat mengaplikasikan di unit kerja masing-masing terutama didaerah, permasalahan tentang PMI sangatlah kompleks karena itu dibutuhkan seorang mediator yang handal dan profesional, sesuai dengan slogan BNP2TKI yaitu Sinergitas, Integritas, Akuntable dan Profesional (SIAP), kata Melvin. **** (Humas / Agrit).

Share: