BNP2TKI-Kaltim Sepakat Tingkatkan Kompetensi TKI Skill ke Luar Negeri

28 Januari 2015 13:23 WIB

Deputi KLN dan Promosi, DR. Endang Sulistyaningsih
Jakarta, BNP2TKI, Senin (28/1) – Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur sepakat kerjasama peningkatan kompetensi Calon tenaga kerja Kaltim yang akan ditempatkan ke luar negeri. Kesepakatan itu akan ditindaklanjut dalam bentuk penyiapan SDM CTKI Kaltim bekerjasama dengan lembaga bertaraf internasional.
 
“Kami menindaklanjuti program BNP2TKI dengan Pemprov Kaltim yang sudah terjalin sejak tahun 2013,” ujar Deputi KLN dan Promosi, DR. Endang  Sulistyaningsih ditemui di ruang kerjanya di BNP2TKI, Jakarta, Senin (28/1).
 
Menurut Endang, sebelumnya sebagai tindak lanjut kerjasama antara BNP2TKI dengan Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba) yang berlangsung sejak tanggal  2 Nopember 2013 tentang penyelenggaaran persediaan dan harmonisasi kualitas TKLN, telah ada beberapa kegiatan yang dilakukan dengan melibatkan peran serta BNP2TKI dan Poltekba. Salah satu diantaranya pembicaraan awal dengan staff ahli Gubernur Kaltim bidang pendidikan, DR. Bohari perihal keseriusan Pemda Kaltim dalam pengembangan SDM menjadi urutan pertama yang diwujudkan dalam berbagai program, beasiswa dan pilot project dan hal itu direalisir pada tanggal 18 Pebruari 2014 dalam acara Rakornas Politeknik se – Indonesia di Balikpapan.
 
Kelanjutan pembicaraan awal tersebut disambut baik oleh Pemda Provinsi  Kaltim dalam pertemuan pada tanggal 26 Januari 2014 di Kantor Gubernur Kaltim antara BNP2TKI dan Pemda Provinsi  Kaltim. Endang menjelaskan, dalam kunjungan itu Deputi KLNP didampingi oleh sejumlah pejabat BNP2TKI seperti Direktur Pemetaan dan Harmonisasi Kualitas TKLN I, Naekma, SH., MM, Kasubdit Pemetaan Potensi TKLN I Dyah Rejekiningrum, Kasubdit Pemetaan Potensi TKLN II, Eka Hikmat Laksana, dan Kepala BP3TKI Nunukan, Edy Sujarwo. Dari Pemda Provinsi Kaltim dihadiri Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kaltim, H. Bere Ali, Staff Ahli Bidang Pendidikan, DR. Drs. H. Sigit Muryono, BA., SPd., M.Pd, Kadinasker Kota Balikpapan, beberapa wakil dari Dinas Kesehatan, Dinas Agama,  Poltekba, Syaiful Akbar dan  Yogiana Mulyani.M.Par, serta dari Sekolah Kapal Pesiar  Miami Fleet Cabang Balikpapan Andrey.
 
Dalam pertemuan itu, Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kaltim, H Bere Ali Pemprov Kaltim mengatakan bahwa program penempatan TKI asal daerahnya ke luar negeri diharapkan bisa menurunkan angka pengangguranyang kini mencapai 5,11 %. Karena itu,   pada Kaltim berharap bahwa penempatan TKI ke luar negeri bagi warga Kaltim ke depan adalah mereka yang memiliki skill atau keahlian pada level middle skill ke atas.
 
“Kami fokus pada agenda peningkatan ketrampilan saat ini, “ paparnya. 
 
Ditambahkannya, untuk  menghadapi masyarakat ekonomi Asian (MEA), Kaltim mendukung upaya up grading untuk meningkatkan ketrampilan bagi warga masyarakat Kaltim. Dengan adanya pemekaran Provinsi Kalimatan Utara, maka peruntukan dana untuk program-program yang ada di Kaltim akan menjadi lebih besar. Diantaranya beasiswa bagi para mahasiswa Poltekba dari 200 orang dapat dioptimalkan menjadi 300 orang. Melalui dana tersebut pihak Poltekba dapat melakukan kerjasama dengan pihak Miami Fleet untuk sektor hospitality sea based dan sertifikasi welding dengan pihak TWI.
 
Mengomentari hal itu, Endang mengatakan, atas dasar semangat tersebut, BNP2TKI dan Poltekba mengharapkan dukungan Pemda Provinsi Kaltim untuk melakukan paket  pelatihan, sertifikasi internasional dan penempatan ke luar negeri bagi siswa / alumni Politeknik dan SMK yang ada di wilayah Provinsi Kaltim.
 
Dalam upaya mendapatkan sertifikasi yang diakui oleh pengguna di luar negeri, BNP2TKI mengandeng mitra TWI (Training Welding Inspectur, yang berbasis United Kingdom) dan Sekolah Kapal Pesiar Meami Fleet cabang Balikpapan yang memiliki pengalaman melatih untuk kru kapal pesiar di Amerika dan Eropa,  sebagai mitra yang melakukan adjustment training dibidang welder dan hospitality  dibagian sea based.  
 
“Kami siap memfasilitasi SDM CTKI Kaltim untuk ditingkatkan kompetensinya berstandar internasional,” paparnya.
 
Deputi KLNP menjelaskan, bahwa untuk sektor kesehatan, adjustment training dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain. Pertama, up grading untuk bisa lulus Nclex di Philipina. Kedua, mendatangkan instruktur dari Philipina dengan membuat coaching clinique  di dalam negeri, dan ketiga mengirimkan siswa dari Poltekes mengikuti pelatihan di Philipina sekaligus mengikuti ujian guna mendapatkan sertifikat Nclex dari Philipina.
 
Terkait sertifikasi tenaga perawat, Endang mengatakan bahwa pihak Dinas Kesehatan akan melakukan kajian untuk menetapkan Poltekes  yang ada di Kaltim dan skema kerjasama  yang akan dilakukan dengan BNP2TKI.
 
BNP2TKI memahami bahwa pada prinsipnya Pemda Provinsi Kalimantan Timur sangat mendukung upaya BNP2TKI untuk meningkatkan kualitas calon  Tenaga Kerja Indonesia luar negeri melalui up grading atau adjustment training  bagi para mahasiswa/ siswa  tingkat akhir atau alumni guna mendapatkan sertifikasi  agar dapat bersaing dipasar global.
 
Endang menambahkan, bahwa dukungan pendanaan Pemda Provinsi Kaltim diberikan dalam bentuk beasiswa kepada para mahasiswa atau siswa. Sedangkan pendanaan untuk mereka yang putus sekolah atau mereka yang ada di bawah komunitas masyarakat perlu dibicarakan lebih lanjut   dengan pihak Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim.
 
“Di wilayah Provinsi Kaltim juga ada beberapa  Pondok Pesantren yang memerlukan perhatian dalam peningkatan ketrampilan atau adjustment training  sebagai calon TKLN skill,” imbuhnya.
 
Tindak Lanjut
 
Endang menjelaskan,  dari pertemuan tersebut, BNP2TKI akan memantau dan memfasilitasi Poltekba untuk bersama–sama dengan pihak Sekolah Kapal Pesiar Miami Fleet cabang Balikpapan melakukan persiapan model kerjasama pelatihan, sertifikasi serta  pembiayaan untuk melakukan adjustment training bagi siswa tingkat akhir atau semester 6 jurusan tata boga Poltekba sesuai dengan kebutuhan pihak pengguna di kapal pesiar luar negeri. Kerjasama  antara Poltekba dan Sekolah Kapal Pesiar Miami Fleet diketahui oleh BNP2TKI dengan pertimbangan bahwa kerjasama ini sebagai tindak lanjut kerjasama antara BNP2TKI dan Poltekba. Diharapkan kerjasama ini dapat terealisasi sebelum akhir April 2015 saat dimulai perkuliahan semester genap.
 
BNP2TKI, lanjutnya, memantau dan memfasilitasi Poltekba untuk  melakukan pembicaraan dengan pihak TWI guna mempersiapkan model kerjasama pelatihan, sertifikasi dan  pembiayaan  guna meningkatkan sertifikasi internasional welder bagi dosen atau mahasiswa Teknik Mesin atau Teknik Sipil  Poltekba.
 
“Termasuk memfasilitasi pihak Pemda Provinsi Kaltim, adanya keinginan untuk menjalin kerjasama antara BNP2TKI dan Pemda Pronvinsi Kaltim guna menaungi kerjasama yang telah dilakukan antara BNP2TKI dengan lembaga pendidikan di Provinsi Kaltim,” pungkas Endang. (Humas: Zul/ Toha)

Share: