Transaksi Non Tunai Sebagai Alat Kontrol Pelayanan terhadap TKI

23 Februari 2015 16:21 WIB

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Sekretaris Utama, Edy Sudibyo, bersama ketiga pimpinan konsorsium asuransi bertempat di Auditorium BNP2TKI.
Jakarta, BNP2TKI, Senin (23/2/2015) – Sebagai tindaklanjut dari penandatanganan kerjasama (MoU) antara BNP2TKI dengan Bank Indonesia (BI), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tentang Peningkatan penggunaan transaksi non tunai dan perluasan akses keuangan dalam rangka penempatan dan perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (TKI), maka BNP2TKI melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (MoU) pada tataran teknis dengan Konsorsium Asuransi Astindo, Jasindo dan Mitra TKI pada Senin (23/2).

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Sekretaris Utama, Edy Sudibyo, bersama ketiga pimpinan konsorsium asuransi bertempat di Auditorium BNP2TKI. Turut hadir dalam penandatanganan MoU yakni perwakilan dari Kementerian Ketenagakerjaan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BRI serta Asuransi Sinarmas.

Serta hadir dari BNP2TKI, Deputi Penempatan Agusdin Subiantoro, Deputi KLN dan Promosi Endang Sulistiyaningsih, Direktur Pemetaan dan Harmonisasi TKLN I Naekma, I, Direktur Pemetaan dan Harmonisasi TKLN II Elia Rosalina, Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi Kerjasama Yunafri Agus, Kepala Biro Keuangan dan Umum Hasan Abdullah, Direktur Sosialisasi dan Kelembagaan Yana Anusasana, Direktur Penyiapan Pembekalan Pemberangkatan Wisantoro, Kepala Puslitfo Muh. Hidayat, dan Direktur Kerjasama dan Verifikasi Penyiapan Dokumen Haposan Saragih.

Dalam penandatanganan MoU ini, BNP2TKI dan konsorsium asuransi bersepakat untuk melakukan pemanfaatan dan pertukaran data TKI dan data asuransi TKI secara terintegrasi untuk mendukung program transaksi non tunai penempatan dan perlindungan TKI.

“Dengan transaksi non tunai semua jadi transparan, disamping mengubah perilaku lama, transaksi non tunai ini juga menjadi sebuah alat kontrol dalam hal pelayanan” ujar Sekretaris Utama, Edy Sudibyo.

Dalam sambutannya Sekretaris Utama menekankan pentingnya penandatanganan MoU demi terciptanya perbaikan pelayanan terhadap TKI. “Dengan penandatanganan MoU ini kedepannya setiap transaksi akan bersih, transparan dan professional” ujarnya menambahkan.

Perwakilan konsorsium asuransi dalam sambutannya mengatakan bahwa sebenarnya klaim terhadap asuransi saat ini sudah sangat berkurang, berkat peran dari semua stakeholders dalam hal penempatan dan perlindungan terhadap TKI.

Pelaksanaan dari penandatanganan MoU ini nantinya akan dapat mengurangi biaya dan administrasi. “Kalau ongkos untuk administrasi dan biaya dapat dipotong, maka dapat dialihkan ke program yang erat kaitannya dengan tenaga kerja, dan kedepannya juga kami siap untuk melakukan sosialisasi terhadap hal ini” ujar Sahata L. Tobing, perwakilan dari konsorsium asuransi.*** (Humas/DH)    

Share: